Senin, 28 Mei 2012 | 20:17 WIB
Follow Us: Facebook twitter
Pidato SBY Berpotensi Otoriter
Headline
Presiden SBY - inilah.com /Dokumen
Oleh: Ari Purwanto
web - Minggu, 6 Desember 2009 | 22:30 WIB
INILAH.COM, Jakarta - Sikap SBY yang responsif dan cenderung menyerang balik lawan politiknya berpotensi membunuh demokrasi.

Hal ini diungkapkan pengamat politik Afriadi Ajo kepada INILAH.COM di Jakarta (6/12). "Reaksi SBY dengan menyerang balik dan membungkam paksa suara yang berlainan dengan kebijakan dia, merupakan bahaya untuk demokrasi," ujarnya.

Pendapat ini diungkapkan sebagai respon terhadap pidato SBY pada Rapimnas Partai Demokrat, Minggu (6/12). Dimana, di hadapan kader Demokrat, SBY mengatakan bahwa saat ini ada usaha untuk menjatuhnya dirinya.

Afriadi mengatakan, SBY bisa menjelma menjadi tipe pemimpin yang mudah kalut, ketika dihadapkan pada masalah pelik yg datang beruntun.

"Lihat saja pidato dia hari ini di Rapimnas Demokrat? Pembongkaran skandal Century dia tafsirkan sebagai gerakan sistematis yg akan menjatuhkan pemerintahan dia dan penggembosan terhadap demokrat," kata Afriadi.

Kekurangan dia seperti ini harusnya diwaspadai. Sebab, sikap seperti potensial mengantarkan SBY menjadi pemimpin otoriter dan diktator.[ims]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !. Kini hadir www.inilah.com di gadget Anda , dapatkan versi Android di Google Play atau klik http://ini.la/android dan versi Iphone di App Store atau klik http://ini.la/iphone
0 Komentar
Belum ada komentar untuk berita ini.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.