inovasi portal berita
Jumat, 10 Februari 2012 Follow: Facebook twitter Dollar Kurs BI: 1 US Dollar = Rp.8,993.00   Mobile Mobile   Newsletter Newsletter   RSS RSS
Pidato Soal Aksi 9 Desember

SBY Dinilai Over Acting

Headline
Anak Agung Banyu Perwita - Dokumen/Pribadi
Oleh: Fidela Hasworini
Senin, 7 Desember 2009 | 05:23 WIB
INILAH.COM, Jakarta - Presiden SBY telah beberapa kali menyampaikan kekhawatirannya akan aksi massa 9 Desember mendatang. Sebagai presiden, SBY dinilai over acting.

Hal itu diungkapkan pengamat militer Unversitas Parahyangan, Anak Agung Banyu Perwita kepada INILAH.COM, di Jakarta, Senin (7/12). Menurutnya, kekhawatiran SBY aksi massa ditujukan pada dirinya, dianggap Banyu terlalu berlebihan.

"Bahwa pernyataan Presiden SBY tersebut over acting, kekhawatiran yang berlebihan. Karena saya kira demo untuk peringatan hari korupsi itu merupakan hal yang wajar," ujar Banyu.

Ia mengatakan, seharusnya presiden cukup mengawasi dan menyerahkan pada pihak yang berwenang. Sebagai kepala negara, SBY tak perlu repot mengeluarkan pernyataan yang justru dapat menurunkan simpati masyarakat.

"Presiden kan cukup mengawasinya saja dan menyerahkannya pada pihak yang berwenang, dalam hal ini Kapolri, kapolda atau BIN. tak perlu lah mengeluarkan pernyataan seperti itu, takutnya nanti simpati masyarakat malah menurun terhadap SBY," katanya.

Aksi massa besar-besaran itu rencananya akan dilakukan guna memperingati hari Antikorupsi Sedunia yang jatuh pada 9 Desember mendatang. Aksi massa ini juga akan mengkritisi kinerja pemerintah dalam pemberantasan korupsi, termasuk skandal aliran dana century maupun pemberantasan mafia hukum. [mut]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !
0 Komentar
Belum ada komentar untuk berita ini.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.
BERITA TERKINI
BERITA POPULER
RSS| Layanan Mobile| Tentang Kami| Disclaimer| Kontak Kami| Karir| Newsletter
Copyright 2008 - 2012 inilah.com, All rights reserved inilah.com.