Senin, 28 Mei 2012 | 20:18 WIB
Follow Us: Facebook twitter
Soal Aksi 9 Desember
Manulang: Intelijen SBY Sesat
Headline
AC Manulang
Oleh: Dwifantya Aquina
web - Senin, 7 Desember 2009 | 07:03 WIB
INILAH.COM, Jakarta - Aksi massa 9 Desember mendatang tidak seharusnya ditanggapi berlebihan oleh SBY. Ada indikasi bahwa semua ini merupakan karya operasi intelijen yang menyesatkan presiden.

"Kenapa hal itu ditanggapi oleh Presiden? Tak ada urusan Presiden disitu. Maka menurut saya kita benar-benar kebobolan laporan intelijen, karena dibuat isu-isu besar seperti kasus Bank Century. Ini penyesatan intelijen untuk menggoyahkan pemerintah," ujar Pengamat Intelijen AC Manulang saat dihubungi INILAH.COM di Jakarta, Senin (7/12).

Manulang mengatakan, informasi yang didapat oleh intelijen negara ini seyogyanya hanya dilaporkan ke Presiden, bukan ke berbagai intelijen lainnya seperti polisi, kejaksaandan sebagainya. Hal ini terjadi karena intelijen negara berasal dari kepolisian.

"Tidak ada seorang pun yang antiSBY menurut intelijen. Tapi ada yang sedang marah dan tidak puas, maka kemudian merekalah yang dimanfaatkan oleh intelijen asing untuk menggoyahkan pemerintah. Intelijen kita kan polisi, seyogyanya intelijen itu orang yang memang memiliki pengetahuan intelijen," jelasnya.

Aksi massa besar-besaran itu rencananya akan dilakukan guna memperingati hari Antikorupsi Sedunia yang jatuh pada 9 Desember mendatang. Aksi massa ini juga akan mengkritisi kinerja pemerintah dalam pemberantasan korupsi, termasuk skandal aliran dana century maupun pemberantasan mafia hukum. [mut]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !. Kini hadir www.inilah.com di gadget Anda , dapatkan versi Android di Google Play atau klik http://ini.la/android dan versi Iphone di App Store atau klik http://ini.la/iphone
0 Komentar
Belum ada komentar untuk berita ini.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.