Senin, 28 Mei 2012 | 20:18 WIB
Follow Us: Facebook twitter
SBY Panik, Program 100 Hari Terlupakan
Headline
A.A.Banyu Perwita - istimewa
Oleh: Fidela Hasworini
web - Senin, 7 Desember 2009 | 07:29 WIB
INILAH.COM, Jakarta - Presiden SBY dinilai panik dengan berkali-kali memberikan pernyataan soal aksi massa peringatan hari antikorupsi 9 Desember. Panik SBY itu justru berpotensi menghambat kinerja pemerintah.

Hal ini diungkapkan pengamat militer Unversitas parahyangan, Anak Agung Banyu Perwita kepada INILAH.COM, Jakarta, Minggu (7/12). Ia melihat, SBY kini tengah kebakaran jenggot.

"Presiden SBY terlihat seperti kebakaran jenggot dan sangat tidak tenang dalam memimpin ataupun menghadapi gejolak politik, ekonomi maupun hukum. Dan dikhawatirkan agenda 100 hari ke depan malah bisa terlupakan," katanya.

Menurut Banyu, Presiden tak perlu menyebutkan siapa tokoh yang menjadi dalang dalam aksi yang diperkirakan ada ribuan massa yang turun ke jalan. Sebagai Presiden, SBY cukup memerintahkan aparat terkait untuk menindaknya.

"Presiden SBY tidak perlu menyebutkan tokoh-tokoh akan menjadi dalang dalam demo 9 desember itu. Kalau pun ada tokoh yang terlibat, kan gampang, Presiden bisa menindaknya kalau ada bukti yang kuat terhadap dugaan itu," ujarnya

Sebelumnya, SBY mengatakan, pada 9 Desember mendatang akan ada aksi massa besar-besaran pada peringatan hari antikorupsi. SBY menilai, aksi itu lebih bermuatan politis ketimbang peringatan hari antikorupsinya.

"Selain itu soal gerakan 9 Desember yang mempunyai motif dalam mengefektifkan gerakan anti korupsi. Saya punya data lengkap mengenai apa, dan siapa sasaran yang dituju dalam unjuk rasa itu," kata SBY. [mut]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !. Kini hadir www.inilah.com di gadget Anda , dapatkan versi Android di Google Play atau klik http://ini.la/android dan versi Iphone di App Store atau klik http://ini.la/iphone
0 Komentar
Belum ada komentar untuk berita ini.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.