Senin, 28 Mei 2012 | 20:19 WIB
Follow Us: Facebook twitter
Waks! Montir Tewas Usai Makan Semangka
Headline
istimewa
Oleh:
web - Senin, 7 Desember 2009 | 09:29 WIB
INILAH.COM, Surabaya Seorang pria tiba-tiba terjatuh dan tewas seketika usai mengkonsumsi buah semangka. Kejadian aneh itu pun langsung menggegerkan warga Surabaya.

Ratusan orang berkerumun di depan bengkel Anugerah Motor, Jalan Pasar Kembang, Senin (7/12/2009) dini hari. Di tengah-tengah kerumunan warga itu, terlihat tubuh seorang pria tergeletak dengan wajah ditutupi sarung.

"Dia sudah mati, Mas. Tiba-tiba saja dia terjatuh dari motornya. Oleh warga dia dibawa ke depan bengkel ini. Pikirnya dia hanya pingsan tapi ternyata sudah mati," kata Indra, salah seorang saksi mata, warga Simo Sidomulyo ini.

Dari identitasnya, korban diketahui bernama Bambang Supriyadi (42) warga Kalibutuh Timur, Surabaya. Tak ada luka di tubuh pria yang memakai baju warna biru dongker dan celana panjang warna hijau muda ini. Meski begitu, petugas reskrim Polsek Sawahan mensterilkan TKP dari massa.

Informasi yang didapat, peristiwa ini berawal ketika korban mengendarai motor Honda kuntul nopol L 3823 XH. "Kakak saya ini pekerjaannya tukang bengkel (montir). Mungkin saat itu dia baru saja pulang kerja dan hendak ke rumah," kata Adi Siswanto, adik kandung korban yang datang ke TKP setelah diberitahu petugas.

Dalam perjalanan ke rumah itu, korban berhenti di depan bengkel Anugerah Motor di Jalan Pasar Kembang. Korban membeli buah semangka di gerobak buah milik Rosidi, warga Banyu Urip Kidul.

"Memang benar dia sempat membeli satu semangka. Dia lalu memakannya di atas motor. Setelah itu gak tahu kenapa, dia tiba-tiba saja terjatuh dari motornya dan langsung mati," kata pria berusia 49 tahun ini.

Tahu korban sudah mati, warga lalu melaporkan kejadian ini ke Polsek Sawahan. Mendapat laporan ini, petugas Polsek Sawahan dan identifikasi Polres Surabaya Selatan langsung ke TKP untuk olah TKP.

Dari hasil olah TKP itu, petugas tak menemukan tanda-tanda penganiayaan di tubuh korban. Diduga korban yang sudah dikaruniai dua anak ini tewas akibat penyakit jantungnya kambuh. Tapi dugaan ini dibantah keluarga korban.

"Sejak lahir, kakak saya ini gak pernah sakit berat. Paling hanya panas, batuk, flu. Cuma itu saja. Jadi kayaknya gak mungkin kalau jantungnya kambuh atau diabetes," kata Adi.

Mendapat keterangan dari keluarga korban ini, petugas pun langsung membawa korban ke kamar jenazah RS Bhayangkara Polda Jatim untuk diotopsi.

"Kita belum tahu penyebab kematian korban. Untuk saat ini, kita akan periksa buah semangka yang baru saja dimakan korban. Sementara penjual buah juga akan kita periksa," ujar Kapolres Surabaya Selatan AKBP Bahagia Dachi di TKP.

Tak hanya Kapolres yang datang ke TKP. Tampak Kapolsek Sawahan AKP Sih Widodo, Kasat Reskrim Polres Surabaya Selatan AKP Arief Widjanarko dan Kanit Reskrim Polsek Sawahan Iptu Ari Priambodo.

Kejadian ini mengakibatkan kemacetan luar biasa di Jalan Pasar Kembang. Pengendara motor yang melaju ke arah Jalan Arjuna memperlambat kendaraannya hanya untuk menonton mayat korban. [beritajatim.com/mut]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !. Kini hadir www.inilah.com di gadget Anda , dapatkan versi Android di Google Play atau klik http://ini.la/android dan versi Iphone di App Store atau klik http://ini.la/iphone
0 Komentar
Belum ada komentar untuk berita ini.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.