Rabu, 23 Mei 2012 | 03:31 WIB
Follow Us: Facebook twitter
Mei 2010, BPS Lakukan Sensus Penduduk
Headline
istimewa
Oleh: Susan Silaban
web - Senin, 7 Desember 2009 | 10:28 WIB
INILAH.COM, Jakarta - Badan Pusat Statistika (BPS) akan menggelar Sensus Penduduk 2010 (SP 2010) pada 1-30 Mei 2010. Selanjutnya, 15 Mei 2010 akan dijadikan hari Sensus Penduduk.

Hal itu dikatakan Deputi Bidang Statistika Sosial BPS Arizal Ahnaf dalam Publik Ekspose BPS, Senin (7/12). "Nantinya, SP 2010 ini akan dijadikan acuan untuk SP 2020 yang hanya dihitung parameternya tanpa turun lapangan," ujarnya.

SP 2010 ini sejalan dengan UUNo. 16 Tahun 197 yang direkomendasikan PBB yang diikuti oleh seluruh bangsa-bangsa di dunia. Adapun tujuan dari SP 2010 didasari untuk menyediakan data dasar kependudukan yang terkini baik dari segi jumlah penduduk maupun parameter-parameter kependudukan. Anggaran yang disetujui pemerintah sebesar Rp3,3 triliun dari Rp4 triliun yang diusulkan sebelumnya.

Menurutnya, sosialisasi SP 2010 ini akan dikampanyekan pada Januari hingga Mei 2010. BPS juga bekerja sama dengan Departemen Komunikasi dan Informasi untuk menggalang berapa banyak penduduk yang menggunakan ponsel guna mempermudah SP 2010. "Diharapkan pada pertengahan 2011, data lengkap kependududukan dapat dipublikasikan kepada masyarakat,"
ujarnya.

Nantinya, ada empat pertanyaan yang wajib diisi oleh penduduk selain itu, ada juga ada pertanyaaan dalam kops khusus bagi penduduk yang tinggal di daerah tertinggal. "Nantinya hasil SP ini akan dibandingkan dari SP 2000 dan SP 2010," ungkapnya.

BPS memperkirakan akan ada 33 provinsi, 471 kabupaten dan Kota, 6.532 Kecamatan. Nantinya, perkiraaan BPS ini akan dijadikan acuan bagi SP 2010 mendatang. "Ada juga pertanyaan anak lahir dan anak mati begitu juga dengan sang ibu. Bukan hanya itu, penduduk bakal disensus berapa banyak memiliki ponsel," terangnya yang bakal dibantu sebanyak 700 pesensus.

Adapun sasaran SP 2010 adalah masyarakat mulai dari kalangan elit hingga nomaden dan instansi serta berbagai komponen masyarakat. "Pastikan Anda disensus," katanya mengajak semua kalangan ikut disensus. [san/hid]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !. Kini hadir www.inilah.com di gadget Anda , dapatkan versi Android di Google Play atau klik http://ini.la/android dan versi Iphone di App Store atau klik http://ini.la/iphone
0 Komentar
Belum ada komentar untuk berita ini.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.