inovasi portal berita
Sabtu, 11 Februari 2012 Follow: Facebook twitter Dollar Kurs BI: 1 US Dollar = Rp.8,993.00   Mobile Mobile   Newsletter Newsletter   RSS RSS
Peranti Pendukung Kenyamanan

Musim Hujan, AC Harus Oke

Headline
istimewa
Oleh:
Senin, 7 Desember 2009 | 10:55 WIB
Datangnya musim hujan membuat pemilik mobil harus lebih memperhatikan kondisi tungangan mereka. Tak hanya peranti yang berhubungan dengan keselamatan, tapi peranti pendukung kenyaman juga patut diperhatikan, salah satunya adalah AC atau pendingin udara.

Mungkin banyak pemilik mobil yang berpendapat AC lebih nyaman ketika cuaca sedang panas dan terik. Memang benar, tapi saat kondisi hujan, penyejuk udara ini juga berperan penting untuk mengusir embun di kaca yang mengganggu pandangan dan pada akhirnya akan memicu risiko terjadinya kecelakaan.

Untuk itu perlu segera cek kondisi AC mobil Anda apakah sudah optimal kinerjanya atau belum. Jika kurang dingin atau tidak dingin sama sekali, ada beberapa kemungkinan yang perlu diperiksa.

Berikut adalah beberapa kemungkinan kondisi yang menyebabkan AC tidak sejuk:

Refrigerant atau lebih kondang disebut freon yang tinggal sedikit. Sistem pendingin udara ini memerlukan volume freon tertentu agar kinerja peranti maksimal. Jika cairan pendingin ini kurang, kinerja AC kurang efisien dan kurang dingin.
Kondensor kotor -- Kondensor ini bertugas sebagai penguab hawa panas yang terpasang di depan radiator. Alat ini akan mendinginkan uap freon bertekanan tinggi setelah keluar dari kompresor. Jika kondensor kotor, embusan udara sejuk itu akan terhalang sehingga pendinginan tak maksimal. Untuk mengatasinya, segera bawa ke tukang AC untuk dibersihkan.
Kipas tak jalan. Kondensor seringkali memiliki kipas pendingin sendiri. Kipas ini harus selalu hidup ketika AC dioperasikan. Untuk kasus kipas berhenti berputar, biasanya itu disebabkan oleh motor, relay motor atau kabel-kabel yang rusak.
Kemasukan udara dan embun Sistem pendingin udara tidak boleh kemasukan udara atau embun sehingga uap dari freon itu benar-benar dingin. Jika ada udara atau embun yang kemudian membeku, dipastikan embusan udara sejuk melalui pipa akan terganggu. Masuknya udara dan embun dalam system pendingin ini biasanya terjadi karena kebocoran pada sistem tak segera diperbaiki.
Terhalang kotoran -- Kotoran, karat atau debu di sistem pendingin akan menghambat jalannya cairan pendingin menuju evaporator. Jika ini terjadi, maka pendinginan udara ke dalam kabin mobil tidak akan optimal. Jika kotoran ini tak segera dibersihkan akan berakibat pada kerusakan sistem dan juga kompresor yang amat bergantung pada lancarnya sirkulasi pelumas bersama dengan freon.
Problem mekanis Masalah ini biasanya terjadi akibat kerusakan klep, kompresor, pressure switch dan sebagainya. Untuk memperbaikinya harus dilakukan oleh ahlinya.[Tom]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !
0 Komentar
Belum ada komentar untuk berita ini.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.
BERITA TERKINI
BERITA POPULER
RSS| Layanan Mobile| Tentang Kami| Disclaimer| Kontak Kami| Karir| Newsletter
Copyright 2008 - 2012 inilah.com, All rights reserved inilah.com.