Senin, 28 Mei 2012 | 20:19 WIB
Follow Us: Facebook twitter
Ribuan Karyawan Coca Cola Aksi Unjuk Rasa
Headline
istimewa
Oleh:
web - Senin, 7 Desember 2009 | 12:55 WIB
INILAH.COM, Jakarta - Ribuan karyawan PT Coca-cola melakukan aksi unjuk rasa di depan gedung Wisma Pondok Indah II, Jakarta Selatan, Senin (7/12) pagi.

Aksi demo di depan kantor pusat manajemen Coca-cola itu untuk menuntut perbaikan kesejahteraan karyawan. Para pendemo datang dengan menggunakan 12 bus.
Menurut salah satu pengunjuk rasa Sukirno, beberapa waktu lalu mereka sudah berunding mengenai masalah ini dengan pihak
perusahaan, namun ternyata belum menghasilkan kata sepakat, sehingga mereka memutuskan untuk melakukan aksi unjukrasa.
Karyawan ini berorasi agar pihak Coca-cola mau memenuhi tuntutan mereka yang diantaranya kenaikan gaji tahunan yang disesuaikan dengan tingkat kebutuhan dan juga menolak pemutusan hubungan kerja (PHK) secara sepihak.
Aksi demo yang mendapatkan penjagaan ketat dari Polres Jakarta Selatan dan Polsek Kebayoran Lama ini, menimbulkan kemacetan yang cukup parah dari arah Pondok Indah menuju Kebayoran Baru.
Saat ini 5 orang perwakilan dari karyawan sudah diterima oleh
manajemen perusahaan untuk melakukan perundingan lebih lanjut mengenai tuntutan mereka. [wdh]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !. Kini hadir www.inilah.com di gadget Anda , dapatkan versi Android di Google Play atau klik http://ini.la/android dan versi Iphone di App Store atau klik http://ini.la/iphone
5 Komentar
rasno
Senin, 9 Mei 2011 | 21:13 WIB
yang benar aj...ko sampai ribuan ikut demo,kan hanya dipulau jawa aj,kalo seluruh indonesia ya mungkin wajar sampai ribuan.?
Dwight hans
Rabu, 9 Desember 2009 | 09:10 WIB
Kok ribuan mas ,apa benar kan karywan nya paling tidak sampai 1000,,,,paling cuma ratusan ajjaaa....tapi kita ambil positifnya aja , sudah wajar karyawan melakukan demo menuntut kesejahteraannya,mengingat faktor kebutuhan ekonomi dan persaingan yg kompetitif...untuk PMA nya Profitnya dibagi doong untuk karyawannya....suwun.
sofuani bachsin
Rabu, 9 Desember 2009 | 05:28 WIB
sebaiknya kedua belah pihak duduk bersama utk menyelesaikannya. saya percaya ke dua belah pihak bisa bersikap & bertindak lebih dewasa.
udin seroja
Senin, 7 Desember 2009 | 20:18 WIB
Kok ribuan? karyawan seluruh Jakarta aja cuma 1800.... dan kalau wartawannya ngitung dengan benar, yang ikut demo cuma 300 an... ! coba lebih akurat lagi reportasenya biar berbobot..
ahmad ruslani
Senin, 7 Desember 2009 | 18:18 WIB
Info yang benar yang ikut DEMO cuma 200 an, wartawan anda tidak ada di lokasi demo dan cuma ngarang!...
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.