INILAH.COM, Jakarta - Polda Metro Jaya menghimbau agar warga waspada dengan SMS yang beredar, yang isinya memprovokasi bahwa pada tanggal 9 Desember, warga jangan keluar rumah.
SMS itu sudah beredar sejak Senin malam (7/12). SMS ini sempat menimbulkan reaksi karena disebut muncul di koran berbahasa Cina Qian Dao Ri Bao.
Berikut isi lengkap SMS itu:
"Ada anjuran : Kalau tidak ada keperluan penting,HARI RABU,TGL O9/DES/2OO9 SAMA SEKALI JANGAN ADA KEGIATAN DILUAR DIRUMAH! DIPREDIKSI ADA DEMONSTRASI BESAR2AN DI SELURUH INDONESIA DALAM RANGKA MEMPERINGATI HARI "ANTI KORUPSI SEDUNIA" YG DITETAPKAN PBB DAN SANGAT DIKHAWATIRKAN DIBONCENG DEMO POLITIK BESAR2AN YG SANGAT MUNGKIN MENJURUS KE GERAKAN ANARKIS PERAMPOKAN;PEMBAKARAN;PERKOSAAN;PEMBUNUHAN DLL! Di koran bahasa TIONGHWA "QIAN DAO RI BAO" pagi ini,"
"Saya kira itu hanya menakuti-nakuti masyarakat. Provokasi saja," ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Boy Rafli, di Polda Metro Jaya, Jakarta, Selasa (8/12).
Yang jelas, kata Boy, Polda akan memberi yang terbaik untuk pengamanan pengunjuk rasa dan masyarakat. Selain itu, dia juga menyatakan berusaha menelusuri SMS yang meresahkan masyarakat.
Boy, juga mengatakan, hingga kini tidak ada yang perlu dikhawatirkan tentang kondisi Jakarta untuk tanggal 9 Desember besok. Tidak ada peningkatan status karena kondisinya bisa dikendalikan.
Begitu juga untuk kondisi di lingkungan kawasan perdagangan seperti Glodok, Jakarta semua akan berjalan biasa.
"Kita tidak angkat isu seperti itu. Semua dalam sistem Polda metro Jaya," kata dia.[mvi/ims]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi
di sini
atau akses mobile langsung
http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !