INILAH.COM, Jakarta - PT Indosiar Karya Media Tbk (IDKM) berencana akan menganggarkan belanja modal Rp40-50miliar pada 2010.
Hal itu disampaikan Direktur PT Indosiar Karya Media Tbk P.Philipus Darma saat paparan publik Indosiar Karya Media,Selasa (8/12). "Pendanaan belanja modal dari dana internal. Belanja modal akan digunakan untuk maintenance expenditure," ujar Philipus.
Philipus mengatakan, Indosiar menargetkan pendapatan dan laba bersih tumbuh 10% pada 2010. Pertumbuhan iklan sekitar 10% tersebut tergantung pertumbuhan ekonomi. Diharapkan pertumbuhan iklan tetap double digit. "Kita harapkan dari iklan consumer pada 2010," tutur Philipus.
Rencananya Indosiar akan membuat 5 program in house. "Nanti akan ada 2 program inhouse baru dan 3 program lama tapi akan kembali diformat," jelas Philipus.
Philipus menuturkan, komposisi program Indosiar sekitar 26% non drama. "Program In House Indosiar salah satu kekuatan Indosiar dan memberikan kontribusi pendapatan sekitar 35-40%," ujar Philipus.
Indosiar mencatatkan pendapatan bersih per September 2009 sekitar Rp597 miliar, beban usaha sekitar Rp514 miliar, laba usaha sekitar Rp82 miliar dan mengalami rugi bersih sekitar Rp9 miliar. "Pada Desember ini diharapkan bisa menghasilkan profit, dan akhir tahun bisa tumbuh sekitar 5persen hingga 7%," kata Philipus.
Menurut Philipus, sepanjang 9 bulan pada 2009 total belanja iklan televisi mencapai Rp21,7triliun. "Tahun ini ada pertumbuhan tetapi masih sedikit. Belanja iklan pemilu mendominasi," tuturnya.
Indosiar juga mencatatkan utang Rp509 miliar untuk refinancing yang berasal dari 3 bank. Setiap 3 bulan harus dibayar sekitar Rp25miliar hingga 5 tahun. [san/cms]