INILAH.COM, Jakarta - Jumlah pelanggan Flexi secara nasional hingga November 2009 telah mencapai 15,5 juta atau meningkat sekitar 60 persen dibanding periode sama tahun lalu.
Vice President Public and Marketing Communication Telkom Eddy Kurnia dalam keterangan pers mengatakan tingginya pertumbuhan pelanggan Flexi itu, tidak lepas dari berbagai program layanan yang telah diluncurkan.
"Di tengah persaingan yang cukup ketat, Flexi terus memperlihatkan pertumbuhan yang cukup berarti dan Telkom akan tetap fokus membesarkan Flexi," katanya.
Sebagai operator telepon berbasis CDMA (Code Division Multiple Access) terbesar di Indonesia, Telkom telah membangun sebanyak 5.060 titik "Base Transceiver Station" (BTS) untuk mendukung kelancaran komunikasi pelanggan.
Sementara untuk menggenjot jumlah pelanggan, berbagai program inovasi layanan terus dilakukan, seperti penawaran paket 'bundling' ponsel dan tarif yang kompetitif, tarif data yang murah serta melakukan pemasaran dengan anak perusahaan dan memperkaya layanan nilai tambah.
Khusus untuk layanan nilai tambah, lanjut Eddy Kurnia, Telkom meluncurkan program "Bulan C'RITA Flexi" (biCara iRIt Tiga rAtus rupiah sepuasnya), yang memungkinkan pelanggan melakukan panggilan hemat ke sesama Flexi tanpa syarat pada pukul 23.00 hingga 09.00.
"Program yang berlaku selama Desember 2009 hingga Februari 2010 itu, bertujuan membantu pelanggan melakukan silaturahmi mengisi libur panjang akhir tahun, tanpa khawatir harus mengeluarkan biaya mahal," tambahnya.
Ia menambahkan program ini juga untuk mengakomodasi kebutuhan pelanggan yang ingin bebas melakukan pembicaraan dengan durasi cukup lama.[ito]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi
di sini
atau akses mobile langsung
http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !