Minggu, 27 Mei 2012 | 11:16 WIB
Follow Us: Facebook twitter
BTEL Bantah Akuisisi Telkom Flexi
Headline
istimewa
Oleh: Agustina Melani
web - Rabu, 9 Desember 2009 | 12:37 WIB
INILAH.COM, Jakarta - PT Bakrie Telecom Tbk (BTEL) membantah ingin mengakuisisi salah satu produk PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (TLKM) yaitu Telkom Flexi. Rencananya, BTEL akan menerbitkan obligasi internasional untuk refinancing dan belanja modal.

Hal itu disampaikan Direktur Utama PT Bakrie Telecom Tbk Anindya Bakrie, Rabu (9/12) seusai acara Ivestment Award 2009, di gedung Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM). "Saya rasa itu hanya rumor saja. BTEL masih fokus pada pertumbuhan organik," kata Anindya.

Menurut Anindya, pertumbuhan organik BTEL cukup besar seperti akhir tahun menargetkan jumlah pelanggan hingga 10,5 juta pelanggan. "Kita sudah memiliki jumlah pelanggan lebih dari 10,5 juta pelanggan. Target tahun depan sekitar 14 juta pelanggan," ujar Anindya.

Saat ini BTEL menambah kanal baru yaitu Jawa-Banten untuk penyediaan data internet. Menurut Anindya, pihaknya optimis meraih 14 juta pelanggan karena gabungan penetrasi Indonesia bisa tumbuh sekitar 15 persen per tahun. Selain itu harga tarif yang terjangkau membuat adanya penambahan jumlah pelanggan.

BTEL juga berencana untuk menerbitkan obligasi internasional untuk refinancing utang dan belanja modal. "Kita masih melihat pasar dulu, kita sudah melakukan pinjaman sindikasi dan obligasi rupiah, kemungkinan
global bond," tutur Anindya.

Saat ini BTEL memiliki posisi utang dari pinjaman sindikasi sebesar US$145 juta dan obligasi senilai Rp600 miliar. [cms]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !. Kini hadir www.inilah.com di gadget Anda , dapatkan versi Android di Google Play atau klik http://ini.la/android dan versi Iphone di App Store atau klik http://ini.la/iphone
0 Komentar
Belum ada komentar untuk berita ini.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.