Minggu, 27 Mei 2012 | 11:16 WIB
Follow Us: Facebook twitter
Ito: Pendapatan BUMN Minim Dari IPO
Headline
Ito Warsito - inilah.com /Dokumen
Oleh: Mosi Retnani Fajarwati
web - Rabu, 9 Desember 2009 | 13:06 WIB
INILAH.COM, Jakarta - Direktur Utama BEI Ito Warsito menilai, pemerintah masih merasa kuatir pendapatan dari Badan Usaha Milik Negara (BUMN) akan berkurang terkait aksi penawaran umum saham perdana atau IPO.

"Ada kecenderungan di pikiran pemerintah, kalau sahamnya terdilusi maka penerimaan ke negara berkurang," ujarnya Forum Dialog Bersama Otoritas dan Pelaku Ekonomi "Meneropong Ekonomi Indonesia ke Depan Peluang dan Tantangan" di Menara Syafrudin Kompleks BI Jakarta, Rabu (9/12).

Ito menjelaskan, hal terserbut terlihat dari jumlah privatisasi yang dilakukan sejumlah perusahaan BUMN selama 18 tahun belakangan hanya sebanyak 15 perusahaan pelat merah saja.

Ito juga menilai, pemerintah belum memberikan kepercayaan penuh bagi perseroan yang melantai di bursa dalam hal kinerja. "Telkom itu dulu waktu IPO, nilai saham pemerintah hanya Rp20 triliun. Sekarang sudah naik Rp90 triliun. Cara pikir pemerintah ini harus dibenahi," ujarnya.

Ke depan, Ito berharap, pemerintah melalui BUMN dapat lebih banyak melepas saham BUMN di BEI agar dapat menggerakkan sektor pasar modal dan berdampak pada perekonomian. [mre/cms]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !. Kini hadir www.inilah.com di gadget Anda , dapatkan versi Android di Google Play atau klik http://ini.la/android dan versi Iphone di App Store atau klik http://ini.la/iphone
0 Komentar
Belum ada komentar untuk berita ini.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.