Senin, 28 Mei 2012 | 20:20 WIB
Follow Us: Facebook twitter
Idrus: Terlalu Kecil Sri Mulyani Target Golkar
Headline
Idrus Marham - inilah.com /Wirasatria
Oleh: Vina Nurul Iklima
web - Kamis, 10 Desember 2009 | 11:52 WIB
INILAH.COM, Jakarta - Partai Golkar mengecam tudingan Menkeu Sri Mulyani yang mengaku dirinya adalah target balas dendam. Terlalu kecil bila target Golkar di Pansus Century hanya menyeret Sri Mulyani.

"Terlalu kecil Pansus dan Golkar memikirkan Sri Mulyani," kata Ketua Pansus Angekt Century Idrus Marham sebelum Rapim di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (10/12).

Sebelumnya, Menkeu Sri Mulyani mengaku dirinya menjadi sasaran pembalasan Partai Golkar terkait skandal Bank Century. Karena ia dan Bakrie Group, perusahaan milik Ketua Umum Partai Golkar Aburizal Bakrie kerap berbenturan dalam dunia perbankan.

"Kita lihat nanti di Pansus ini baik. Jangan karena urusan pribadi jadi hambatan," ujar Idrus yang mengenakan kemeja putih lengan pendek itu.

Golkar diduga memliki motif dendam memanggil Boediono karena tak dapat kursi Wapres SBY di Pilpres 2009 lalu. Menanggapi kabar tersebut Idrus membantahnya. "Kalau ada tendesi itu, pelecehan. Golkar targetnya presiden di 2014," kilah Idrus yang juga Sekjen Partai Golkar.

Menurutnya, komitmen Golkar jelas di dalam Pansus Angket Century adalah mengungkap kasus, tidak dibumbui tendensi apapun. "Harus tujuannya memperbaiki bangsa ke depan, makanya kita tak ragu-ragu di Pansus ini," imbuhnya.

Idrus menyebut Golkar bukan parpol yang mengambil kesempatan di tikungan. Politik balas dendam yang ditudingkan Sri Mulyani sangat tidak fair. "Kita akan Rapim nanti untuk membahas siapa saja yang akan dipanggil," tandas Idrus. [ikl/jib]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !. Kini hadir www.inilah.com di gadget Anda , dapatkan versi Android di Google Play atau klik http://ini.la/android dan versi Iphone di App Store atau klik http://ini.la/iphone
0 Komentar
Belum ada komentar untuk berita ini.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.