Minggu, 27 Mei 2012 | 11:18 WIB
Follow Us: Facebook twitter
PT Bank Tabungan Negara (BTN)
Jelang IPO Target Kredit Dinaikkan
Oleh: Asteria
web - Kamis, 10 Desember 2009 | 12:35 WIB
INILAH.COM, Jakarta PT Bank Tabungan Negara (BTN) belum resmi melantai di Bursa Efek Indonesia. Namun besarnya animo investor, membuat bank yang fokus pada pembiayaan kredit perumahan ini memberanikan diri menaikkan target pertumbuhan kreditnya di 2010.
"Kita targetkan kredit BTN pada 2010 tumbuh di atas 25%. Ini didukung IPO (initial public offering) yang mengalami oversubscribed," ujar Direktur Utama BTN Iqbal Lantaro awal pekan ini.
BTN optimistis merevisi pertumbuhan kreditnya menjadi 25% pada 2010, setelah sebelumnya mematok kredit 20%. Hal ini dipicu permintaan saham BTN yang mengalami kelebihan permintaan (oversubscribed) hingga 2,04 kali atau mencapai Rp3,5 triliun.
Dengan harga saham BTN dipatok di level Rp800 per unit dari kisaran terendah Rp750 hingga tertinggi Rp1.100, maka perolehan dana IPO BTN sudah mendekati Rp1,9 triliun.
Seperti diketahui, BTN berencana melepas 2,36 miliar saham atau setara 27,08% saham, dengan rincian 24,48% untuk publik dan sisanya 2,60% untuk program MSOP (Management Stock Option Program). Dari proporsi keseluruhan jumlah saham yang ditawarkan, sebesar 60% pembeli merupakan investor lokal dan sisanya asing.
Penawaran umum saham perdana (Initial Public Offering/IPO) BTN telah mendapat izin dari Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) pada 29 Mei 2009 lalu, dengan masa efektif 8 Desember 2009, penawaran 10-11 Desember 2009, masa penjatahan 15 Desember 2009 dan masa distribusi 16 Desember 2009.
Rencananya saham BTN akan dicatatkan di BEI pada 17 Desember 2009, dengan penjamin emisi Mandiri Sekuritas dan PT CIMB Securities Indonesia. "IPO ini dalam proses, Insya Allah 17 (Desember) akan listing," kata Iqbal.
Proses IPO ini sangat baik, karena persepsi investor sangat positif. Banyak orang-orang yang mengantre di kantor-kantor BTN untuk mendapatkan kejelasan berapa saham yang mereka dapatkan.
Dana IPO ini rencananya akan dialokasikan untuk permodalan yang mendukung ekspansi portofolio kredit BTN di masa mendatang. Dengan terserapnya dana publik diharapkan rasio kecukupan modal naik menjadi 27% dari sebelumnya 15,04%. Ini berarti, modal perseroan bertambah Rp5 triliun dari sebelumnya Rp3,4 triliun, dengan laverage penyaluran kredit menjadi Rp60 triliun.
Peningkatan rasio kecukupan modal (CAR) dan penambahan modal ini nantinya akan digunakan BTN untuk melakukan ekspansi kredit serta pembiayaan. Sehingga, nantinya di 2013 CAR BTN akan kembali normal di posisi 13,4%.
Animo masyarakat sudah terlihat dari roadshow IPO BTN, baik di Indonesia dan beberapa kota-kota besar dunia seperti Singapura, Kuala Lumpur, Hong Kong, Frankfurt, Amsterdam, London dan Edinburgh. Dari kunjungannya, saham BTN ternyata menarik minat investor, baik domestik maupun luar negeri.
Tak heran, mengingat kinerja BTN yang cukup memuaskan, dengan pangsa pasar terbilang besar. Saat ini, BTN menguasai pangsa pasar 99% untuk pembiayaan rumah subsidi dan 25,3% untuk pembiayaan perumahan. BTN mencatat pertumbuhan kredit yang tinggi. Dalam tiga tahun terakhir, posisi kredit BTN tumbuh rata-rata (CAGR) sebesar 33,1%.
Sepanjang 2009 hingga September, BTN telah berhasil menyalurkan kredit baru sebesar Rp10,21 triliun, dengan kredit perumahan 66,09% dan kredit nonperumahan 33,01%. Sehingga total posisi kredit mencapai Rp36,32 triliun, atau year on year naik 26,75%.
Total asset perseroan per September 2009 tercatat Rp51,50 triliun, naik 20,24%. Sementara itu CAR perseroan tercatat 15,04% (credit risk) atau 14,89% (market risk). Perseroan mencatat laba bersih Rp 324 miliar, dengan return on equity (ROE) 17,27% dan net interest margin (NIM) 4,41%. Selain berhasil mencatat peningkatan equity menjadi Rp 3,40 triliun.
Fakta ini mengokohkan niat BTN untuk membantu program pemerintah dalam penyediaan perumahan yang layak bagi masyarakat. Dalam upaya meningkatkan ekspansi kredit, salah satu cara pilihan untuk memperkuat modal perseroan, adalah dengan IPO. [mdr]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !. Kini hadir www.inilah.com di gadget Anda , dapatkan versi Android di Google Play atau klik http://ini.la/android dan versi Iphone di App Store atau klik http://ini.la/iphone
0 Komentar
Belum ada komentar untuk berita ini.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.