INILAH.COM, Jakarta - Jamsostek akan mengakuisisi bank melalui Jamsostek Investmen Corporation sesusi dengan rencana untuk membangun investasi berbasis Syariah.
Demikian dikatakan Direktur Utama Jamsostek Hotbonar Sinaga, di Jakarta, Kamis (10/12)."Yang pasti banknya adalah bank syariah," kata dia.
Ia menerangkan, nantinya sistem yang digunakan pada investasi tersebut adalah dengan sistem bagi hasil dan akan menitik beratkan pada sektor pada karya. "Selain padat karya tidak boleh. jenis-jenis industri seperti minum keras atau dilarang dalam syariah," jelasnya
Ia menerangkan, untuk mewujudkan usaha tersebut, Jamsostek akan melakukan kerjasama dengan Islamic Corporation Dubai anak perusahaan dari Asian Development Bank. Dananya mencapai Rp 1,5 triliun di mana hampir 50 persen lebih dana berasal dari Jamsostek.
Saat ini jamsostek memiliki saham kecil di bank muamalat di bawah 1%. di bank Agro terdapat ada 3 %. Jamsostek juga memiliki saham Bank Syariah Bukopin, sekitar 9%. [hid]