Minggu, 27 Mei 2012 | 11:19 WIB
Follow Us: Facebook twitter
Jamsostek Bayar Jaminan Hari Tua 'Overload'
Headline
istimewa
Oleh: Rosdianah Dewi
web - Kamis, 10 Desember 2009 | 17:08 WIB
INILAH.COM, Jakarta - Hingga Oktober 2009 Jamsostek telah membayarkan jaminan hari tua sebesar Rp5,6 triliun, jumlah tersebut melebihi target awal yang hanya Rp4,82 triliun.

Direktur Utama Jamsostek Hotbonar Sinaga mengatakan, membengkaknya jumlah pembayaran hari tua tersebut disebabkan karena banyak terjadi PHK akibat imbas krisis global yang terjadi sejak 2008 lalu. "Banyak PHK sehingga banyak pegawai peserta Jamsostek yg mencairkan klamnya dengan syarat kepersertaan 5 tahun, dengan jarak tunggu 1 bulan," ujarnya di Jakarta (10/12).

Sedangkan pembayaran jaminan non hari tua, kata Hotbonar lebih sedikit. Pembayaran akibat kematian, kecelakaan kerja dan kesehatan mencapai Rp1,239 triliun, jumlah tersebut sebanyak 8% dari anggaran awal sebesar Rp1,54 triliun.

Adapun, penerimaan iuran hari tua Hingga Oktober ini sebesar Rp7,12 triliun atau 85% dari target awal. Sedangkan untuk jaminan non hari tua tercatat Rp2,74 triliun atau 74 % dari target 2,97.

Ia mengatakan, hingga Oktober 2009 total iuran 2 Jamsostek secara keseluruhan baru tercapai Rp9,266 triliun atau 80% dari target awal sebesar Rp11,436 triliun. "Diharapkan dalam dua bulan ini bisa mencapai target," harapnya. [san/cms]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !. Kini hadir www.inilah.com di gadget Anda , dapatkan versi Android di Google Play atau klik http://ini.la/android dan versi Iphone di App Store atau klik http://ini.la/iphone
0 Komentar
Belum ada komentar untuk berita ini.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.