INILAH.COM, Jakarta Nokia akan menutup dua gerai tokonya di Amerika Serikat. Sebelum penutupan itu, pangsa pasar Nokia di AS sudah mengalami penurunan besar.
Amerika Serikat merupakan pasar di mana pembuat ponsel top dunia itu berjuang untuk mendapatkan tempat.
Nokia mengatakan bahwa rencana penutupan toko di New York dan Chicago sebagai bagian dari strategi retail agar lebih fokus bekerjasama dengan operator telekomunikasi dan pedagang retail.
Meningkatkan posisi perusahaannya di pasar Amerika Serikat menjadi prioritas bagi Chief Executive Olli Pekka Kallasvuo sejak dia mulai menjalankan Nokia di 2006.
Sejak itu, pangsa pasar Nokia di AS menjadi semakin turun di bawah 10%. Meskipun secara global, Nokia mengontrol hampir 40% pasar ponsel dunia.
Nokia juga menutup salah satu dari dua tokonya di London dan Sao Paolo. Setelah membuka toko di Moskow pada Desember 2005, Nokia membuka lagi 11 toko di Moskow.
"Ini menunjukkan perubahan strategi retail Nokia. Nokia gagal meniru langkah sukses Apple dengan format toko semacam ini," ujar Direktur Riset British Consultancy CCS Tarmo Virki.[ito]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi
di sini
atau akses mobile langsung
http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !