inovasi portal berita
Minggu, 12 Februari 2012 Follow: Facebook twitter Dollar Kurs BI: 1 US Dollar = Rp.8,993.00   Mobile Mobile   Newsletter Newsletter   RSS RSS

Saatnya Tebas Korupsi Sampai Tuntas

Headline
inilah.com /Wirasatria
Oleh:
Jumat, 11 Desember 2009 | 09:31 WIB
Unjuk rasa yang berlangsung serentak di sejumlah kota di Indonesia untuk memperingati Hari Antikorupsi Sedunia pada hari Rabu (09/12) berlaangsung relatif damai.

Besarnya perhatian masyarakat terhadap peringatan tersebut menunjukkan bahwa korupsi telah menjadi kejahatan yang sangat merugikan rakyat.

Di Jakarta, pesan yang disampaikan dalam unjuk rasa yang diikuti kurang dari 10.000 orang (digembar-gemborkan mencapai jutaan orang) dan berpusat di Bundaran Hotel Indonesia dan Monumen Nasional itu menuntut agar upaya pemberantasan korupsi dimulai dari Istana Negara.

Presiden Susilo Bambang Yudhoyono diminta tetap memegang komitmennya dalam memerangi korupsi. Sebab, dalam pemberantasan korupsi ini Presiden bakal berada dalam garda paling depan.

Para pemuka agama yang hadir dalam aksi itu turut mendoakan agar Presiden tetap kukuh memegang komitmen untuk memberantas korupsi.

Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah Din Syamsuddin mengingatkan pentingnya penuntasan skandal Bank Century.

Sejumlah tokoh agama, seperti Ketua Umum Persekutuan Gereja-gereja Indonesia Pendeta AA Yewangoe, Wayan Suwita dari Parisade Hindu Dharma Indonesia, Martinus D Situmorang dari Konferensi Waligereja Indonesia, dan KH Maman Imanulhaq dari Pengurus Besar Nahdlatul Ulama, hadir dan berdoa dalam aksi damai tersebut.

Tak ketinggalan tentunya mahasiswa dengan berbagai macam organisasinya juga hadir untuk menuntut pemerintah menegakkan hukum dan menuntaskan kasus Bank Century oleh Komisi Pemberantasan Korupsi.

Juga hadir Aliansi Rakyat untuk SBY yang terdiri dari para ibu rumah tangga yang membawa poster Stop Fitnah.

Melihat antusias masyarakat dalam memperingati hari korupsi, tentunya kita mendukung gerakan tersebut dengan pemerintah berada di garis terdepan.

Semua telah menyerujui, bahwa korupsi merupakan musuh rakyat, bangsa, dan negara.

Oleh sebab itu, aparat penegak hukum, seperti kepolisian, kejaksaan, dan Komisi Pemberantasan Korupsi untu bahu-membahu melakukan pemberantasan kejahatan tadi, apapun bentuknya.

T. DAUD YUSUF (daud_ysf@yahoo.com)
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !
0 Komentar
Belum ada komentar untuk berita ini.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.
BERITA TERKINI
BERITA POPULER
RSS| Layanan Mobile| Tentang Kami| Disclaimer| Kontak Kami| Karir| Newsletter
Copyright 2008 - 2012 inilah.com, All rights reserved inilah.com.