Senin, 28 Mei 2012 | 20:21 WIB
Follow Us: Facebook twitter
Kewanitaan CPNS Diserahkan Demi Lulus Ujian (2)
Buktinya Berupa Video Mesum
Headline
istimewa
Oleh: Reza Aulia
web - Sabtu, 12 Desember 2009 | 03:01 WIB
INILAH.COM, Serang - Kasus yang menimpa CPNS yang menyerahkan kewanitaannya agar bisa lulus ujian seleksi PNS, sudah masuk ke Polres Serang. Hanya saja, baik korban maupun pihak yang terkait dengan kasus ini, belum melapor.

Hal ini disampaikan oleh Kanit Pelayanan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Serang, Ipda Herlia Hartarani. Kepada INILAH.COM di Serang, Ipda Herlina mengatakan bahwa sampai saat ini belum ada laporan resmi tentang kasus ini.

"Kami belum menerima delik pengaduan dari pihak yang merasa dirugikan atas kasus rekaman ini," ujarnya.

Meski begitu, Ipda Herlia mengatakan bahwa jajaran Polres Serang sudah mendengar kabar tersebut.

"Saya sudah lapor ke Kasat Reskrim. Beliau sudah perintahkan untuk menyelidiki kasus itu. Jika, ditemui ada pengaduan dari korban, baru Kita selidiki lebih lanjut," paparnya.

Kabar yang beredar di masyarakat, wanita yang terekam di video mesum tersebut diduga seorang wanita di daerah Pontang, Kabupaten Serang.

Rekaman itu sendiri berdurasi 5 menit 37 detik dalam bentuk file video HP. Di situ, terlihat seorang wanita yang diduga berusia 20-an itu tengah melakukan hubungan dengan seorang lelaki.

Ada yang menduga, video itu sengaja direkam oleh seseorang untuk menjebak lelaki yang ada di rekaman itu, karena si perekam tidak lolos dalam seleksi ujian PNS di Kabupaten Serang. Ada dugaan, rekaman video dan perbuatan mesum itu dibuat di salah satu cottage di daerah Anyer.

Pihak Posko Pengaduan Penerimaan CPNS se-Banten sendiri sempat mau memberikan klarifikasi tentang video itu melalui jumpa pers. Tapi, klarifikasi itu gagal.

Malah, rekaman video mesum dalam bentuk file video HP yang tersebut, yang merupakan barang bukti satu-satunya yang dapat menjelaskan dugaan isu itu, sudah dihapus di Posko Pengaduan Penerimaan CPNS.

"Kemarin Saya laporan ke atas terkait pemberitaan video tersebut," ujar salah seorang anggota posko pengaduan.

Tapi, lanjut staf itu:''Saya diminta untuk menghapus semua rekaman mesum itu.''[habis/ims]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !. Kini hadir www.inilah.com di gadget Anda , dapatkan versi Android di Google Play atau klik http://ini.la/android dan versi Iphone di App Store atau klik http://ini.la/iphone
0 Komentar
Belum ada komentar untuk berita ini.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.