Senin, 28 Mei 2012 | 09:50 WIB
Follow Us: Facebook twitter
Trik Isi BBM Agar Kantong Tidak Bolong
Headline
istimewa
Oleh: Birkoff
web - Sabtu, 12 Desember 2009 | 09:45 WIB
Situasi lalu lintas di Jakarta yang makin semrawut dan kemacetan terjadi di hampir semua ruas jalan harus disikapi dengan langkah-langkah strategis agar kantong tak cepat bolong gara-gara harus sering mampir ke SPBU.

Apalagi harga BBM yang cenderung terus naik, jika tak intar-pintar melakukan penghematan, anggaran bulanan akan habis hanya untuk membeli BBM, sementara keperluan lain terabaikan.
Berikut ini ada beberapa trik yang mungkin berguna untuk memperpanjang jarak tempuh kendaraan Anda alias berhemat BBM:
-Biasakan mengisi BBM pada pagi hari ketika suhu di tanah masih dingin. Kenapa begitu? Ini karena SPBU memiliki tangki penyimpanan BBM di dalam tanah, sehingga lebih dingin suhu di tanah akan membuat BBM lebih kental atau lebih pekat. Dan ketika suhu mulai meningkat, kekentalan itu mulai berkurang, sehingga ketika kita mengisi di siang hari, belum pasti angka yang tertera di pompa sama persis dengan jumlah BBM yang masuk ke tangki mobil. Hal ini disebabkan karena tangki di SPBU tidak memiliki kompensasi suhu di pompa BBM untuk menyesuaikan dengan gravitasi dan suhu BBM. Jadi setiap derajat suhu udara memiliki pengaruh besar dalam total penelaran Anda untuk BBM.
-Minta kepada petugas SPBU untuk tidak menekan keran BBM untuk posisi paling cepat, tapi lebih baik mengisi tangki perlahan. Pengisian cepat hanya akan memicu terjadinya penguapan ketika BBM terpompa dari tangki penyimpanan. Lebih bagus mengisi tangki mobil dengan perlahan karena cairan BBM tidak akan menguap. Padahal uap dari BBM itu akan kembali masuk ke tangki penyimpanan BBM milik SPBU, sementara BBM yang masuk ke tangki mobil sudah berkurang.
-Salah satu tips terpenting adalah jangan biasa mengisi BBM setelah tangki kosong. Sebaiknya saat BBM di tangki mobil sudah tingal separuh, segera ditambah. Ini untuk mencegah agar udara tidak masuk ke dalam tangki. Jika sampai banyak udara masuk ke dalam tangki, penguapan BBM akan lebih cepat, sehingga yang terjadi BBM akan cepat habis menguap sia-sia.
-Jika melihat di SPBU sedang dilakukan pengisian pada tangki penyimpanan, sebaiknya Anda tak usah berhenti untuk mengisi BBM. Kenapa? Pada saat pengisian BBM baru di tangki penyimpanan, terjadi perputaran di dalam tangki sehingga kotoran di dasar tangki terangkat. Jika memaksa untuk mengisi BBM karena tangki mobil Anda sudah kosong, BBM yang masuk ke dalam tangki mobil Anda pasti bercampur kotoran. BBM bercampur kotoran ini akan membuat kinerja mesin mobil Anda tak optimal, belum lagi jika kotoan menyumbat nosel, pasti kocek harus dirogoh lagi untuk membersihkannya.
Nah, jika tips ini dilaksanakan, besar kemungkinan jarak tempuh mobil Anda lebih panjang. Itu artinya, kantong Anda tak cepat jebol. [Tom]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !. Kini hadir www.inilah.com di gadget Anda , dapatkan versi Android di Google Play atau klik http://ini.la/android dan versi Iphone di App Store atau klik http://ini.la/iphone
1 Komentar
sidharta
Jumat, 29 Januari 2010 | 15:17 WIB
Trik yang saudara tulis sangat berguna sekali bagi pengguna kendaraan bermotor... Yang mau saya tanyakan... 1. Saudara menyarankan agar mengisi bbm pada pagi hari bagaimana bila saya mengisi malam hari (diatas jam 7). Apakah sama antara pagi dan malam hari 2. Saudara menyarankan agar mengisi BBM secara perlahan2. Bagaimana caranya memberitaukan ke petugas pompa bensin? Soalnya tidak semua pompa bensin sama dalam pelayanannya...
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.