INILAH.COM, Indramayu - Untuk mengerjakan proyek 10ribu MW tahap II, PT Truba Alam Manunggal Engineering Tbk (TRUB) akan mencari partner yang ahli di bidang geothermal.
Hal itu disampaikan Corporate Secretary TRUB Gamala Katoppo, Jumat (11/12). Gamala mengatakan, proyek 10ribu MW tahap II berbeda dengan proyek 10ribu MW tahap 1. "Proyek 10 ribu MW akan konsentrasi ke energi yang ramah lingkungan dengan geothermal, jelas kita cari partner yang ahli di bidangnya," ujar Gamala.
TRUB akan membantu untuk konstruksi proyek 10ribu MW tahap kedua tersebut. Proyek 10ribu MW tahap I sekitar 70% berada di Pulau Jawa dengan proyek pembangkit listrik menggunakan batubara dan gas. Sedangkan proyek 10 ribu MW tahap kedua sekitar 50% berada di Jawa dan sisanya di luar pulau
Jawa.
Gamala menuturkan, TRUB akan terus mengejar keahlian untuk pengerjaan proyek pembangkit listrik khususnya untuk proyek 10 ribu MW tahap II. Menurutnya, TRUB akan membidik proyek EPC untuk pembangunan infrastruktur di Indonesia.
Baru-baru ini TRUB sudah mendapatkan proyek EPC pembangkit listrik skala besar yaitu proyek Tanjung Jati B dengan kapasitas 2x660MW senilai US$18juta.
Saat ini TRUB terus membidik proyek EPC untuk pembangunan infrastruktur di Indonesia dengan total 17 proyek, total kapasitas Independent Power Producer sekitar 230 MW, dan akan mengembangkan KP eksploitasi dengan cadangan batubara diperkirakan sebesar 140 juta ton. TRUB juga akan membangun proyek
IPP dengan total kapasitas 474MW.
Seperti diketahui per September 2008,TRUB mendapatkan proyek sekitar US$700 juta dengan komposisi sekitar US$350juta dari pembangkit listrik, sekitar US$300 juta untuk minyak dan gas serta sisanya industri
plant. [cms]