Senin, 28 Mei 2012 | 20:22 WIB
Follow Us: Facebook twitter
PKS: Rekaman Sri Mulyani-Tantular Fakta
Headline
Andi Rahmat - inilah.com /Dokumen
Oleh: Mevi Linawati
web - Sabtu, 12 Desember 2009 | 13:03 WIB
INILAH.COM, Jakarta - Bukti rekaman percakapan antara Menkeu Sri Mulyani dengan mantan pemegang saham PT Bank Century Robert Tantular bukanlah fitnah semata. Melainkan sebuah fakta yang diminili Pansus Century.

"Kalau kami Tim 9, sudah menjadi kesepakatan kami bekerja sesuai data berdasar rumor. Karena itu setiap pernyataan Tim 9 selalu berdasar fakta," ujar anggota Pansus Andi Rahmat kepada INILAH.COM di Jakarta, Sabtu (12/12).

Menurut politisi PKS ini, kelebihan dari Tim 9 adalah mempunyai data-data mengenai kasus bank Century dari berbagai pihak yang telah diyakini kebenarannya. Termasuk rekaman mengenai rapat KSSK pada 21 November 2008.

Yaitu seperti apa yang disampaikan anggota Tim 9 Bambang Soesatyo bahwa ada pembicaraan antara Menkeu Sri Mulyani
dengan Robert Tantular. "Silakan yang bersangkutan membantah, haknya," imbuh Andi.

Sedangkan untuk urusan apakah ada usaha melokalisir Century kepada Ketum Golkar Aburizal Bakrie dengan Sri Mulyani, Andi mengatakan tidak ada urusan dengan Tim 9 ataupun pansus hak angket Century.

"Yang kita angkat adalah soal Century seperti berdasarkan audit investigatif BPK bahwa ada masalah," tandas Andi. [mvi/jib]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !. Kini hadir www.inilah.com di gadget Anda , dapatkan versi Android di Google Play atau klik http://ini.la/android dan versi Iphone di App Store atau klik http://ini.la/iphone
2 Komentar
samid
Minggu, 13 Desember 2009 | 21:44 WIB
Sebagai kader partai yang membawa lambang keagamaan, semoga anda punya cukup sportifitas, untuk menanggung konsekuensi, jika berita itu tidak benar, untuk secara sukarela mundur dan minta untuk diadili. Semoga anda berbeda dengan aktor politik kapitalis.
zainal
Sabtu, 12 Desember 2009 | 17:50 WIB
Gertak menggertak itu biasa yang penting bagi kami sebagai akar rumput perlu penjelasan yang nyata setelah perdebatan ini biar kami tahu ketika anda membutuhkan kami
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.