Minggu, 27 Mei 2012 | 11:19 WIB
Follow Us: Facebook twitter
Anata 'Jengkel' Ditanyai Sarijaya
Headline
inilah.com /Dokumen
Oleh: Susan Silaban
web - Sabtu, 12 Desember 2009 | 16:10 WIB
INILAH.COM, Solo - Direktur Utama Kustodian Setral Efek Indonesia(KSEI) Ananta Woyojo terlihat agak jengkel ketika menjawab pertanyaan progres Sarijaya Permana Securities (SPS) yang tak kunjung selesai.

"Kita sudah mengirim surat kepada nasabah Sarijaya, namun mereka tidak merespon. Kita sudah bekerja dengan maksimal," tukas Ananta yang punggungnya langsung ditepuk oleh Kabiro TLE Bapepam-LK Nurhaida dan Direktur KPEI Bambang Widodo.

Ia menambahkan, dari 7.895 rekening Sarijaya kini tinggal 800 rekening yang masih menunggu konfirmasi nasabah.

Pada kesempatan yang sama Kabiro Transaksi dan Lembaga Efek Bapepam-LK Nurhaida menjelaskan, memang target pemindahan rekening efek Nasabah Sarijaya akhir Desember ini. Untuk itu harus ada pengumuman sekali lagi dari pihak manajemen. "Kita tidak bisa menutup Sarijaya begitu saja karena bukan hak kita tapi atas permintaan kreditur," ungkapnya.

Ia mencontohkan, jika kreditur meminta untuk ditutup maka kewajiban nasabah kepada kreditur harus sudah selesai. Namun, sampai detik ini kewajiban itu belum dipenuhi. "Sebelumnya, kewajiban nasabah kepada kreditur harus udah selesai dong," pungkasnya.

Rencana awal untuk memasukkan rekening efek nasabah Sarijaya ke escrow account pada akhir Desember ini. [san/ame/cms]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !. Kini hadir www.inilah.com di gadget Anda , dapatkan versi Android di Google Play atau klik http://ini.la/android dan versi Iphone di App Store atau klik http://ini.la/iphone
1 Komentar
johanis
Minggu, 13 Desember 2009 | 09:21 WIB
Kepada Yth: KSEI dan KPEI, Tolong masalah Sarijaya jangan dikaburkan dengan urusan efek yg dijadikan alasan. Bagaimana dengan DANA nasabah??, contohnya Dana hasil penjualan saham tgl 05 Januari 2009 (1 hari sebelum suspend)?? sampai sekarang belum ada kejelasannya padahal dana itu jelas jelas masih ada di KPEI. Tolong dana itu dikembalikan kepada yg ber-hak !! Marilah bersikap jujur dan adil.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.