inovasi portal berita
Sabtu, 11 Februari 2012 Follow: Facebook twitter Dollar Kurs BI: 1 US Dollar = Rp.8,993.00   Mobile Mobile   Newsletter Newsletter   RSS RSS

Anata 'Jengkel' Ditanyai Sarijaya

Headline
inilah.com /Dokumen
Oleh: Susan Silaban
Sabtu, 12 Desember 2009 | 16:10 WIB
INILAH.COM, Solo - Direktur Utama Kustodian Setral Efek Indonesia(KSEI) Ananta Woyojo terlihat agak jengkel ketika menjawab pertanyaan progres Sarijaya Permana Securities (SPS) yang tak kunjung selesai.

"Kita sudah mengirim surat kepada nasabah Sarijaya, namun mereka tidak merespon. Kita sudah bekerja dengan maksimal," tukas Ananta yang punggungnya langsung ditepuk oleh Kabiro TLE Bapepam-LK Nurhaida dan Direktur KPEI Bambang Widodo.

Ia menambahkan, dari 7.895 rekening Sarijaya kini tinggal 800 rekening yang masih menunggu konfirmasi nasabah.

Pada kesempatan yang sama Kabiro Transaksi dan Lembaga Efek Bapepam-LK Nurhaida menjelaskan, memang target pemindahan rekening efek Nasabah Sarijaya akhir Desember ini. Untuk itu harus ada pengumuman sekali lagi dari pihak manajemen. "Kita tidak bisa menutup Sarijaya begitu saja karena bukan hak kita tapi atas permintaan kreditur," ungkapnya.

Ia mencontohkan, jika kreditur meminta untuk ditutup maka kewajiban nasabah kepada kreditur harus sudah selesai. Namun, sampai detik ini kewajiban itu belum dipenuhi. "Sebelumnya, kewajiban nasabah kepada kreditur harus udah selesai dong," pungkasnya.

Rencana awal untuk memasukkan rekening efek nasabah Sarijaya ke escrow account pada akhir Desember ini. [san/ame/cms]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !
1 Komentar
johanis @ Minggu, 13 Desember 2009 | 09:21 WIB
Kepada Yth: KSEI dan KPEI, Tolong masalah Sarijaya jangan dikaburkan dengan urusan efek yg dijadikan alasan. Bagaimana dengan DANA nasabah??, contohnya Dana hasil penjualan saham tgl 05 Januari 2009 (1 hari sebelum suspend)?? sampai sekarang belum ada kejelasannya padahal dana itu jelas jelas masih ada di KPEI. Tolong dana itu dikembalikan kepada yg ber-hak !! Marilah bersikap jujur dan adil.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.
BERITA TERKINI
BERITA POPULER
RSS| Layanan Mobile| Tentang Kami| Disclaimer| Kontak Kami| Karir| Newsletter
Copyright 2008 - 2012 inilah.com, All rights reserved inilah.com.