INILAH.COM, Solo - Direktur Utama Kustodian Setral Efek Indonesia(KSEI) Ananta Woyojo terlihat agak jengkel ketika menjawab pertanyaan progres Sarijaya Permana Securities (SPS) yang tak kunjung selesai.
"Kita sudah mengirim surat kepada nasabah Sarijaya, namun mereka tidak merespon. Kita sudah bekerja dengan maksimal," tukas Ananta yang punggungnya langsung ditepuk oleh Kabiro TLE Bapepam-LK Nurhaida dan Direktur KPEI Bambang Widodo.
Ia menambahkan, dari 7.895 rekening Sarijaya kini tinggal 800 rekening yang masih menunggu konfirmasi nasabah.
Pada kesempatan yang sama Kabiro Transaksi dan Lembaga Efek Bapepam-LK Nurhaida menjelaskan, memang target pemindahan rekening efek Nasabah Sarijaya akhir Desember ini. Untuk itu harus ada pengumuman sekali lagi dari pihak manajemen. "Kita tidak bisa menutup Sarijaya begitu saja karena bukan hak kita tapi atas permintaan kreditur," ungkapnya.
Ia mencontohkan, jika kreditur meminta untuk ditutup maka kewajiban nasabah kepada kreditur harus sudah selesai. Namun, sampai detik ini kewajiban itu belum dipenuhi. "Sebelumnya, kewajiban nasabah kepada kreditur harus udah selesai dong," pungkasnya.
Rencana awal untuk memasukkan rekening efek nasabah Sarijaya ke escrow account pada akhir Desember ini. [san/ame/cms]