inovasi portal berita
Sabtu, 11 Februari 2012 Follow: Facebook twitter Dollar Kurs BI: 1 US Dollar = Rp.8,993.00   Mobile Mobile   Newsletter Newsletter   RSS RSS

BPPT: Teknologi RI Kurang Inovatif

Headline
istimewa
Oleh:
Minggu, 13 Desember 2009 | 14:10 WIB
INILAH.COM, Bandung- Kepala BPPT Marzan Iskandar menyetujui anggapan masyarakat yang mengatakan teknologi dalam negeri belum inovatif, termasuk sebuah jajak pendapat menguatkan hal itu.

"Dari survey yang kami lakukan, 20 persen masyarakat menganggap teknologi tidak aplikatif, 18 persen teknologi tidak mengikuti perkembangan zaman, dan 12 persen teknologi tidak sesuai kebutuhan," ujar Marzan Iskandar dalam seminar di Bandung.

Oleh karena itu, negara perlu membangun sistem inovasi nasional untuk meningkatkan daya saing teknologi nasional dengan teknologi luar negeri.

"Sistem inovasi nasional bisa membangun model tenaga kerja teknologi yang nantinya jadi salah satu aspek pertumbuhan ekonomi nasional," ujar Marzan.

Menurut dia, sistem itu akan mampu meningkatkan kontribusi teknologi pada komponen pertumbuhan ekonomi (GDP), karena semakin baik sistem inovasinya, semakin tinggi pendapatan sebuah negara.

Sistem inovasi nasional, kata Marzan, adalah kesatuan kelembagaan yang mempengaruhi perkembangan dan kecepatan inovasi, difusi, dan proses pembelajarannya, untuk meningkatkan daya saing, kohesi sosial, dan menerapkan ekonomi berbasis ilmu.

"Prosesnya dimulai dengaan tahap invention (penemuan), melalui tahap intermediasi untuk membentuk sebuah sistem inovasi," ujar Marzan.

Sistem itu melibatkan juga sistem-sistem lain seperti sistem politik, yakni pemerintah sebagai pengambil kebijakan; sistem pendidikan, yakni perguruan tinggi sebagai periset; dan sistem industri, yakni perusahaan besar sebagai pasar.

Marzan mengatakan, salah satu hambatan untuk menjadikan sistem itu sebagai pembangun kemandirian bangsa adalah rendahnya infrastruktur.

"Untuk masalah infrastruktur dan daya saing industri, kita masih berada di bawah Vietnam dan Filipina," ujar Marzan.[*/ito]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !
0 Komentar
Belum ada komentar untuk berita ini.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.
BERITA TERKINI
BERITA POPULER
RSS| Layanan Mobile| Tentang Kami| Disclaimer| Kontak Kami| Karir| Newsletter
Copyright 2008 - 2012 inilah.com, All rights reserved inilah.com.