Selasa, 29 Mei 2012 | 06:03 WIB
Follow Us: Facebook twitter
Diprotes, Facebook Cabut Larangan Susu
Headline
istimewa
Oleh:
web - Minggu, 13 Desember 2009 | 16:32 WIB
INILAH.COM, Jakarta - Facebook melarang iklan susu. Minuman segar yang berguna untuk tulang itu disetarakan dengan senjata api, rokok, perjudian, tembakau, resep obat dan bensin yang dilarang.

Setelah mendapat protes, Facebook mengatakan ketentuan itu akan dicabut. Larangan itu diterapkan untuk memenuhi beberapa undang-undang di AS yang mengenakan hukuman untuk mendistribusikan susu dengan tarif diskon.

"Kita semua penggemar besar tulang yang kuat di Facebook, dan kami akan segera merevisi pedoman promosi kami untuk mencabut larangan sepenuhnya terhadap susu dan memberikan susu sebagai hadiah," kata Andrew Noyles, manajer Komunikasi Kebijakan Publik di Facebook.

Sebelumnya larangan itu mendapat protes keras. "Ketika Anda melihat daftar produk yang dilarang, itu tidak masuk akal," kata Patrick Geoghegan, Senior Vice President komunikasi perusahaan Badan Pemasaran Susu Wisconsin di Madison.

"Jadi kami mencolek dan kemudian diberitahu bahwa mereka menghapus larangan susu dari daftar."

Susu bukan masalah kecil di Wisconsin, di mana industri mencapai US$ 26 miliar.[ito]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !. Kini hadir www.inilah.com di gadget Anda , dapatkan versi Android di Google Play atau klik http://ini.la/android dan versi Iphone di App Store atau klik http://ini.la/iphone
0 Komentar
Belum ada komentar untuk berita ini.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.