INILAH.COM, Jakarta - Pakar telematika Roy Suryo angkat bicara soal polemik rekaman rapat KSSK. Anggota Komisi I meneliti video rapat KSSK, dan hasilnya tak ada Robert Tantular dalam rapat itu.
"Dalam analisa dini hari ini terhadap bagian akhir (2'39) video rekaman rapat di Depkeu 21 November 2008 sudah bisa dipastikan suara yang match," ujar Roy melalui pesan singkat yang diterima INILAH.COM, Jakarta, Senin (14/12).
Menurutnya, suara yang dipastikan telah match itu adalah suara-suara dari Agus Martowardoyo, Sri Mulyani dan Marsilam Simanjuntak. Ketiganya merupakan orang-orang yang ikut dalam rapat itu.
"Jadi tidak ada Robert Tantular seperti yang sering disebut-sebut BS (Bambang Soesatyo)," tegasnya.
Sebelumnya anggota panitia angket kasus Bank Century Bambang Soesatyo mengatakan memiliki bukti rekaman percakapan antara Menteri Keuangan Sri Mulyani dan Komisaris Bank Century Robert Tantular yang mengkondisikan bantuan dana talangan ke bank tersebut.
Namun Sri Mulyani membantah bertemu pemilik Bank Century Robert Tantular. "Saya tidak pernah melakukan komunikasi dalam bentuk apa pun, saya tidak pernah menelepon, tidak pernah ditelepon, saya tidak kenal, saya tidak pernah bertemu dengan seseorang bernama Robert Tantular," katanya.
Sementara itu Wapres Boediono sebelumnya menuturkan, dalam rapat Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) itu dirinya bersama Menteri Keuangan Sri Mulyani mengetahui kehadiran Robert Tantular, namun yang bersangkutan tidak hadir dalam rapat tersebut.
Wapres mengemukakan, kehadiran Robert Tantular di lantai yang berlainan itu, atas permintaan BI sebagai salah satu prosedur dalam pembahasan terkait Bank Century yang tengah bermasalah agar yang bersangkutan dapat memberikan pertanggungjawabannya.[mut]