INILAH.COM, Jakarta - Gara-gara salah kirim SMS ke Kanit Narkoba Polsek Tanah Abang Aiptu Heriadi Prabowo, pengedar shabu dengan mudah dapat diringkus.
Tanpa sengaja, pengedar ini mengirim SMS kepada Kanit Narkoba Polsek Tanah Abang ingin menjual barang terlarang itu. SMS itu terkirim Minggu malam pukul 20.00.
Adapun Isi SMS-nya, Ini ada barang mau beli ga,! Semula Aiptu Heriadi Prabowo agak curiga dan tidak percaya dengan SMS itu. Namun akhirnya dibalas dan setuju untuk melakukan transaksi di depan ruang UGD RSCM.
Setelah disepakati membeli 3 gram shabu, Kanit narkoba dan pengedar ini lalu janjian bertransaksi. Tentu saja ketika transaksi terjadi, bukannya uang yang diperoleh si pengedar, tetapi tangannya langsung diborgol dan ditodong pakai pistol.
Belakangan diketahui nama yang mengirim SMS ke Kanit Narkoba itu adalah Rizal, 28. Dari tangannya disita 3 gram shabu kristal.
Polisi tidak puas hanya meringkus Rizal, dari hasil pemeriksaan, Rizal mengaku barang itu milik Indra, 29. Lewat Rizal, polisi memancing Indra agar mau keluar dari sarangnya dengan janji transaksi shabu seberat 10 gram. Harganyapun menggiurkan sehingga Indra tanpa pikir panjang langsung menyetujuinya.
Sudah bisa ditebak. Nasib Indra pun sama seperti Rizak. Ketika transaksi 10 gram sabu ia langsung dicokok . Keduanya digelandang ke Polsek Tanah Abang. Mereka mengaku shabu tersebut diperoleh dari Ical yang kini masih diburu. [wdh]