INILAH.COM, Milan Perselisihan antara Jose Mourinho dan media Italia yang meruncing bisa berujung di meja hijau. Ucapan The Special One sepertinya menjadi bumerang bagi dirinya sendiri.
Kasus paling anyar Mourinho adalah ucapan kasarnya kepada seorang jurnalis, Andrea Ramazzotti, dari Corriere dello Sport. Setelah pertandingan Inter dan Atalanta yang berakhir imbang, Ramazotti menghampiri Mourinho dan mendapat perlakuan yang tidak menyenangkan dari mantan pelatih Chelsea itu.
Selain memaki Ramazotti, Mourinho juga melakukan tindakan secara fisik berupa dorongan dan mencengkram lengan. Sambil mendorong dan mencengkram lengan, Mourinho berujar, "Kembali kau ke ruangan konferensi pers.
Atas kejadian ini, Luigi Ferraiolo, presiden jurnalis olahraga Italia pun angkat bicara. Menurutnya, kelakuan Mourinho membuat hubungan antara sepak bola dan media menjadi tidak harmonis.
Serangan verbal dan fisik yang dilakukan Mourinho kepada kolefa kami menandai sebuah kejadian yang membahayakan hubungan antara sepak bola dan media, kata Ferraiolo.
Kendati Inter masih berada di pucuk pimpinan klasemen seri A dan berhasil melanjutkan langkahnya di Liga Champions, Mourinho mendapat kritikan karena hasil-hasil negatif yang didapat Nerazzurri.
Mourinho beberapa saat lalu dikaitkan dengan Manchester City dan Manchester United sebagai suksesor Mark Hughes atau Sir Alex Ferguson.[nov]