INILAH.COM, Jakarta - Terdakwa kasus pembunuhan Nasrudin Zulkarnaen, Antasari Azhar hanya bisa diam saat skasi ahli digital forensik membongkar apa yang dilakukan Antasari dengan Sigid Haryo Wibisono.
"Saya mendapat CD resmi dari operator nomor-nomopr tersebut. Selain printout, penyidik juga dapat soft copy. Kami menggunakan software analize Norbit agar lebih cepat dan sisitimatis dalam mendapatkan data. Ada transaksi dari beberapa pihak seperti dari Antsari ke Sigid ada SMS sebanyak 43 kali," ujar Saksi ahli Ruby Alamsyah di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Jakarta, Selasa (15/12).
Sedangkan dari Sigid ke Antasari, sambungnya sebanyak 29 kali. Sementara, dari Wiliardi Wizard ke Antasari ada voice call atau sambungan telepon sebanyak 6-7 kali. Sedangkan dari Wiliardi ke Sigid sebanyak 6 kali.
"Hasil ini didapat setelah dianalisa dan kami cocokan pada printout. Ada CD asli dari operator, kami tidak bisa melihat isi transaksinya cuma kita bisa melihat terima telepon berapa kali, SMS beberapa kali dan sebagainya," kata Ruby. [mut]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi
di sini
atau akses mobile langsung
http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !