INILAH.COM, Jakarta - Hatta Rajasa dan Drajad H wibowo bersaing ketat dalam perebutan kursi Ketum pada 2010 mendatang. Ketum PAN Soetrisno Bachir akan mendukung balon yang tidak mengekor kekuasaan.
"Ya saya akan dukung, kalau PAN nanti dijalankan oleh pengurus yang punya idealisme membangun bangsa, mengedepankan nilai-nilai moral, spiritual dan idealisme. Saya akan bantu. Tapi kalau PAN ke depan sebagai ajang perebutan kekuasaan, ajang kader yang berubah menjadi orang-orang yang haus kekuasaan, ya goodbye PAN," tutur Sutrisno Bachir.
Hal itu disampaikan pria yang akrab disapa SB itu di Hotel Sultan, Selasa (15/12). Namun, ketika ditanyai kembali, SB masih enggan menjelaskan dukungannya. Menurut dia, dirinya yang masih menjadi Ketum PAN, dilarang untuk berpihak.
"Siapapun yang memimpin harus memahami nilai-nilai dasar didikan PAN. Yaitu membawa perubahan dalam bangsa kita menuju masyarakat civil society yang tetap dalam koridor agama dan kultur bangsa kita. Tapi saya akan sedih dan akan berkata goodbye, jika PAN dijalankan oleh pengurus yang mempunyai kekuasaan pribadi," bebernya.
Mengenai kabar di tingkat DPP mendukung Drajad, SB kembali menolak. "Siapa yang mengatakan seperti itu. Itu kan tafsir dari masing-masing tim sukses, ya tapi silakan saja. Saya sebagai ketua umum harus berdiri netral. di semua kader partai dan saya benar-benar mengharapkan kader-kader lain yang muncul," jelas SB. [jib]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi
di sini
atau akses mobile langsung
http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !