Rabu, 23 Mei 2012 | 03:56 WIB
Follow Us: Facebook twitter
Pansus Century Masuk Angin
Ngabalin Kerahkan Pemuda Masjid
Headline
Ali Mochtar Ngabalin - inilah.com /Dokumen
Oleh: Fidela Hasworini
web - Rabu, 16 Desember 2009 | 11:49 WIB
INILAH.COM, Jakarta - Pansus Century di DPR dikhawatirkan tak dapat mengusut tuntas kasus Century. Bila terjadi, Ali Mochtar Ngabalin akan mengerahkan pemuda masjid untuk mendesak penyelesaian kasus Century.

"Saya hanya pensiunan DPR, saya tahu bahwa sampai sekarang DPR belum berubah. Kalau seperti ini dalam pengusutan Century, saya akan menggerakkan seluruh jaringan pemuda masjid untuk mendesak pemerintah usut Century," ujar politisi Partai Bulan Bintang di Sekretariat Bendera, Jakarta, Rabu (16/12).

Rakyat, sambungnya, harus tahu bahwa DPR tidak punya kepentingan dan hanya merepresentasikan kepentingan rakyat. Sekarang pansus ini sudah ada datanya, tinggal gimana mengolahnya untuk mencapai keadilan.

"Dalam kasus Century ini, jangan menipu untuk penipuan baru. Jangan menggali lubang untuk buat lubang baru. Semua harus jujur. Penegak hukum harus segera mengetuk palu untuk menangkap dan mengadili SBY, singkatan dari Sri, Budi, Yudoyono," katanya.

Ngabalin juga menyatakan, seandainya dirinya yang bertugas mengusut kasus Century, maka dirinya tidak akan mau disogok. "Sorban saya ini tidak bisa dibeli dengan harga murah, saya tidak bisa disogok," imbuhnya. [mut]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !. Kini hadir www.inilah.com di gadget Anda , dapatkan versi Android di Google Play atau klik http://ini.la/android dan versi Iphone di App Store atau klik http://ini.la/iphone
2 Komentar
Ali Mokhtar Nyebelin
Rabu, 16 Desember 2009 | 16:00 WIB
Ya... nih, orang.... Udah enggak dipilih rakyat lagi, masih aja bekoar-koar.... Ente sekarang udeh pengangguran...., udeh enggak dipercaya rakyat lagi...., jadi jangan banyak ngomong....
jack
Rabu, 16 Desember 2009 | 12:21 WIB
quote : "Sorban saya ini tidak bisa dibeli dengan harga murah, saya tidak bisa disogok,"... lah... terus harganya mau berapa pak???
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.