INILAH.COM, Jakarta - KPK akan segera melakukan koordinasi dengan Kepolisian dan Kejaksaan untuk pembagian tugas terkait Bank Century.
KPK pun mengaku telah melakukan persiapan dengan membentuk tim. "Kita sudah bentuk tim. Ada sembilan subtim. Sembilan subtim yang menghandle masing-masing," ujar Wakil Ketua KPK Bibit Samad Riyanto di Gedung KPK, Jakarta, Rabu (16/12) ketika ditanya apa persiapan KPK dalam pertemuan dengan Polri dan Kejagung Kamis (17/12) besok.
KPK, lanjut Bibit, sekarang sudah ada masukan dari BPK, PPATK dan BI. Bahkan, temuan BPK terakhir dijadikan dasar utama. Data dari PPATK, cukup menarik, namun masih rahasia karena menyangkut perseorangan.
"Dan kita follow up bertemu dengan Kapolri dan Jaksa Agung yang mengirim wakilnya saat pertemuan di BPK. Dari situ kita akan ketemu untuk mensinkronkan langkah kita," katanya.
Menurut Bibit, setelah pembagian tugas antara Kepolisian, Kejagung dan KPK, lalu ada tukar menukar informasi apa yang dimiliki kepolisian, KPK. Yang masalah korupsi di KPK dan masalah perbankan dan money laundering ditangani kejaksaan dan kepolisian.
Fokus KPK, kata dia, akan menyidik korupsi yang melibatkan penyelenggara negara lalu masyarakatnya mengikuti. Dalam level apa
penyelenggaranya, menurut Bibit, itu tergantung dari alat buktinya. [cms]