INILAH.COM, Jakarta - Wakil Ketua KPK Bibit Samad Rianto rilis buku 'Koruptor Go To Hell'. Bibit mengaku buku ini berisi pengalamannya dalam memberantas korupsi.
"Berisi pengalaman selama 13 tahun jadi polisi lalu dosen pencegahan kejahatan. Kalau bicara korupsi, kejahatan tidak cukup ditindaklanjuti dengan penindakan," ujar Bibit sebelum acara launching bukunya di Hotel Sultan, Jakarta, Rabu (16/12) malam.
Ia mengatakan, dalam bukunya ini, tertuang sedikit pengalamannya sewaktu dikriminalisasikan karena diduga melakukan penyalahgunaan wewenang. Bibit menjelaskan, bukunya ini antara lain menceritakan mengapa kejahatan terjadi dan bagaimana menangani kejahatan dan bagaimana penyelidikan dilakukan.
"Itu contohnya dimasukkan walaupun orang awam baca belum tentu ngerti," tutur Bibit.
Bibit yang mengaku tidak mengalami kendala dalam pembuatan buku menyatakan KPK sudah melakukan yang sesuai dengan yang dia pikirkan walaupun belum sempurna.
"Pencegahan perlu kita sempurnakan, kemudian SOP perlu dibenahin, seperti yang kemarin dipersoalkan tertulis gak ada," tandasnya.
Dalam peluncuran buku 'Koruptor Go To Hell' ini dihadiri seluruh pimpinan KPK seperti Tumpak Hatorangan, Chandra M Hamzah, Haryono Umar dan mantan Plt pimpinan KPK seperti Mas Acmad Santoso. Terlihat juga pengacara Todung Mulya Lubis, Adnan Buyung Nasution, Ahmad Rivai dan ekonom Kwik Kian Gie, Sri Edi Swasono dan dimeriahkan oleh
penyanyi Franki Sahilatua. [mvi/jib]