INILAH.COM, Milton-Keynes - Teka-teki mengenai mesin yang akan digunakan tim Red Bull Racing untuk musim balap Formula 1 tahun 2010 mendatang terjawab sudah. Renault tetap menjadi andalan mereka.
Sebelumnya, tim yang bermarkas di Milton-Keynes itu dikabarkan memilih Mercedes-Benz sebagai mesin mereka, namun melalui daftar peserta yang dikeluarkan FIA, induk olah raga Formula 1, Rabu (16/12) diketahui Red Bull masih mempertahankan kerjasamanya dengan Renault.
Ini berarti, Red Bull Racing secara resmi akan menggunakan mesin yang identik dengan yang digunakan tim Renault F1.
Kami mengumumkan bahwa kerjasama produktif kami dengan Red Bull akan berlanjut di tahun 2010, ujar presiden tim Renault F1, Bernard Rey. Hubungan akrab antara Renault dan Red Bull Racing telah berkembang sejak tahun 2007, tahun ini kerjasama tersebut menghasilkan enam kemenangan dan posisi kedua di klasemen akhir konstruktor 2009.
Bersama kami yakin kami bisa membangus sukses dan membantu Red Bull Racing mencapai masa depan yang cerah, lanjutnya.
Hubungan Red Bull Racing dan Renault tak selalu baik. Tahun 2008, mesin pabrikan asal Perancis itu tak mampu bersaing dengan rival-rivalnya, baik di trek lurus maupun di tikungan.
Begitupula tahun 2009, ketika daya tahan mesin Renault yang rendah hampir membuat Sebastian Vettel menghabiskan jatah mesin terakhir sebelum kompetisi usai. Namun sang prinsipal tim, Christian Horner, tetap merasa puas dengan kersasama mereka.
Tahun 2009 adalah yang terbaik bagi Red Bull Racing. Dalam satu tahun, kami meraih enam kemenangan dan empat kali finis di urutan satu dan dua. Hal itu takkan terjadi tanpa dukungan dan bantuan dari partner kami di Renault, tegas Horner.
Kami sangat puas dengan kerja sama kami dan kami tak sabar melanjutkan kerjasama produktif ini di tahun 2010, pungkasnya.[boy]