inovasi portal berita
Rabu, 8 Februari 2012 Follow: Facebook twitter Dollar Kurs BI: 1 US Dollar = Rp.8,998.00   Mobile Mobile   Newsletter Newsletter   RSS RSS

Murdock: RI Bisa Pimpin Era Baru Asia

Headline
Oleh:
Senin, 12 November 2007 | 15:39 WIB
INNChannels, Nusa Dua Ahli politik dari AS Robert Murdock mengatakan, Indonesia sesungguhnya memiliki potensi mendatangkan era baru, yakni era yang demokratis menuju kemakmuran bangsa-bangsa di Asia.
"Indonesia memiliki potensi itu karena negara ini telah mampu menegakkan sistem demokrasi yang patut dicontoh beberapa negara lain di Asia," kata Robert Murdoch, ahli politik dari Asosiasi Internasional Konsultan Politik (IAPC), di Nusa Dua, Bali, Senin (12/11).
Di sela-sela penyelenggaraan Konferensi ke-40 IAPC, Murdock menyebutkan, keberhasilan Indonesia dalam menegakkan demokrasi belakangan ini, akan banyak dibicarakan peserta konferensi yang akan berlangsung hingga Kamis (15/11) mendatang.
Dari hasil pembicaraan nanti, kata Murdock, IAPC selanjutkan akan membawa suara dari Indonesia itu ke berbagai belahan dunia, seiring dengan perjuangan organisasi ini dalam bidang penegakan demokrasi.
Senada dengan Murdoch, Presiden Konsultan Politik Asia Pasifik (APAPC), Pri Sulisto, mengungkapkan, kehidupan demokrasi di Indonesia kini dinilai betul-betul tegak setelah kurang lebih tiga dasawarsa bangsa ini diperintah pemimpin bertangan besi.
Ia mengatakan, di alam demokrasi sekarang ini semua telah menjadi transparan karena setiap orang bebas berbicara, mengkritik dan menyoroti proses pemerintahan, termasuk proses pengambilan keputusan bisnis dan ekonomi. "Itu sesungguhnya suatu kerhasilan bangsa yang tidak banyak kita sadari," kata Pri.
Adalah IAPC yang membuka mata bangsa bahwa tegaknya demokrasi di Indonesia merupakan suatu prestasi yang besar. Atas prestasi yang besar itulah, kata Pri, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) atas nama bangsa telah dianugrahi "Medali Demokrasi" oleh lembaga internasional tersebut.
Penyerahan medali dilakukan di Nusa Dua, Bali, berkaitan dengan penyelanggaran Konferensi ke-40 IAPC. Selama konferensi berlangsung, ditampilkan sejumlah tokoh dunia untuk berbicara seputar demokrasi dan sistem kenegaraan lainnya di dunia.
Para tokoh tersebut antara lain Datuk Sri Anwar Ibrahim, tokoh demokrasi Hong Kong, Martin Lee, Prof Emil Salim, dan Agung Laksono (Indonesia), serta tokoh pers Amerika Serikat Tom Plate. (Antara/P1)

Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !
0 Komentar
Belum ada komentar untuk berita ini.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.
BERITA TERKINI
BERITA POPULER
RSS| Layanan Mobile| Tentang Kami| Disclaimer| Kontak Kami| Karir| Newsletter
Copyright 2008 - 2012 inilah.com, All rights reserved inilah.com.