inovasi portal berita
Sabtu, 11 Februari 2012 Follow: Facebook twitter Dollar Kurs BI: 1 US Dollar = Rp.8,993.00   Mobile Mobile   Newsletter Newsletter   RSS RSS

Permukaan Laut 8 Meter Lebih Tinggi

Headline
istimewa
Oleh:
Kamis, 17 Desember 2009 | 18:57 WIB
TERKAIT
INILAH.COM, Jakarta - Permukaan air laut pernah delapan meter lebih tinggi 125.000 tahun lalu ketika temperatur matahari lebih hangat 3-5 derajat celsius, demikian satu studi baru untuk memperlihatkan dampak pemanasan global.

Penelitian universitas AS, Harvard dan Princeton itu disiarkan di jurnal Nature, saat para pemimpin dunia bertemu di Denmark guna menyusun strategi untuk menanggulangi dampak berbahaya pemanasan global yang diduga akibat buangan gas rumah kaca.

Untuk memahami potensi dampak kenaikan temperatur tersebut, para peneliti mengkaji-ulang data mengenai tahap inter-glasial --masa lebih hangat pada zaman es-- yang mencapai puncaknya sekitar 125.000 tahun lalu, kata mereka.

Saat itu, temperatur kutub 3-5 derajat Celsius lebih tinggi dibandingkan pada hari ini, sehingga memberi perbandingan bagi skenario saat ini mengenai kenaikan masa depan sebesar 1-2 derajat celsius, katanya.

"Kami mendapati 95 persen kemungkinan bahwa permukaan air laut global mencapai puncak setidaknya 6,6 meter lebih tinggi daripada hari ini selama masa inter-glasial terakhir," kata studi itu.

"Sangat mungkin (67 persen kemungkinan) telah melampaui delapan meter tapi kelihatannya tak mungkin (33 persen kemungkinan) untuk melewati 9,4 meter," katanya.

Perkiraan sebelumnya mengenai kenaikan permukaan air laut bagi masa yang sama ialah 4-6 meter lebih rendah.

"Hasil itu menyoroti kerentanan jangka panjang lapisan es terhadap tingkat pemanasan global yang bahkan relatif rendah dan berkelanjutan," kata para ilmuwan tersebut.

Mereka juga memperhitungkan bahwa selama masa inter-glasial terakhir, rata-rata permukaan air laut naik enam-sembilan milimeter per tahun dibandingkan dengan sebanyak dua milimeter per tahun selama Abad XX.

Itu mungkin telah bertambah cepat jadi sebanyak tiga milimeter per tahun antara 1993 hinga 2003, setidaknya sebagian akibat pencairan lapisan es di Greenland dan dan Kutub Selatan.

Ilmuwan AS Peter Clark dan Peter Huybers mengatakan, "Pesan yang membingungkan ialah reaksi keseimbangan permukaan air laut terhadap 1,5-2 derajat celsius pemanasan global dapat menjadi peningkatan 7-9 meter."

"Jika hasil ini benar, kenaikan permukaan air laut selama abad mendatang akan diikuti oleh kenaikan beberapa meter lagi selama abad berikutnya," kata mereka di dalam komentar mengenai penelitian tersebut --yang djuga disiarkan di dalan jurnal Nature.[*/ito]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !
0 Komentar
Belum ada komentar untuk berita ini.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.
BERITA TERKINI
BERITA POPULER
RSS| Layanan Mobile| Tentang Kami| Disclaimer| Kontak Kami| Karir| Newsletter
Copyright 2008 - 2012 inilah.com, All rights reserved inilah.com.