Minggu, 27 Mei 2012 | 11:24 WIB
Follow Us: Facebook twitter
Bursa China Melorot Akibat Aturan Baru Properti
Headline
inilah.com /Agus Priatna
Oleh: Asteria
web - Jumat, 18 Desember 2009 | 15:01 WIB
INILAH.COM, Jakarta Bursa saham China berakhir turun dipicu langkah terbaru dari pemerintah China untuk mengurangi kenaikan harga properti menyeret saham pengembang properti lebih rendah.

Indeks komposit Shanghai ditutup turun 65,19 poin (2,1%) ke level 3.113,89. Sepekan ini, Shanghai sudah melemah 4%. Sedangkan indeks Shenzhen turun 40,88 poin (3,5%) ke 1.127,88.

Koreksi dipicu saham pengembang properti, menyusul adanya aturan baru pada pembelian lahan. Saham China Vanke turun 6,0% ke CNY10.59 dan Poly Real Estate Group turun 7,5% di CNY21.88.

Para pengembang properti diminta membuat downpayment minimal 50% pada pembelian tanah dari pemerintah. Selain membayar pembelian tanah paling tidak setahun dari penjualan.

Hal ini akan melemahkan sektor properti akhir tahun ini. Namun, para analis menilai, pasar akan mendapat dukungan pada Januari mendatang, ketika bank lebih mudah mengucurkan kredit dan kekhawatiran atas pengetatan likuiditas mereda.
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !. Kini hadir www.inilah.com di gadget Anda , dapatkan versi Android di Google Play atau klik http://ini.la/android dan versi Iphone di App Store atau klik http://ini.la/iphone
0 Komentar
Belum ada komentar untuk berita ini.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.