Selasa, 29 Mei 2012 | 02:55 WIB
Follow Us: Facebook twitter
NASA Temukan Planet dengan Lautan Luas
Headline
guardian.co.uk
Oleh: Syamsudin Prasetyo
web - Sabtu, 19 Desember 2009 | 09:20 WIB
INILAH.COM, Jakarta Astronom menemukan planet super mirip bumi yang 6,5 kali lebih besar. Planet ini diperkirakan memiliki lautan dan atmosfer, serta kandungan unsur pembentuk yang sama dengan bumi.

Benda langit yang mengorbit bintang sejauh 40 tahun cahaya itu disebutkan sebagai planet yang kondisinya hampir sama dengan bumi, bahkan dari sisi atmosfernya.

Planet itu diberinama GJ 1214b, 2,7 kali lebih lebar dari bumi dan 6,5 kali lebih besar.

Berdasarkan tingkat kelembabannya, peneliti menghitung GJ 1214b terbentuk dari tiga per empat air dengan inti solid dari besi dan nikel serta atmosfer yang mengandung hidrogen dan helium, mirip bumi.

Tetapi dengan cara lain, planet tersebut adalah sebuah benda langit yang lebih kejam dari bumi.

Di sana, ada sebuah lautan yang sangat luas, ujar Ketua Studi David Charbonneau dari Pusat Astrofisika Smithsonian Harvard di Cambridge Massachusetts.

Tidak ada sebuah wilayah yang memiliki benua dengan batuan mengambang di atas air, tambahnya.

Lebih jauh, GJ 1214b lebih panas dari bumi dan atmosfernya sepuluh kali lebih tebal daripada bumi. Hal ini akan menimbulkan kesulitan untuk adanya kehidupan. Sebagai permulaan, tekanan atmosfer di permukaan planet harus besar,dan sangat sedikit cahaya akan bisa menembus kabut untuk mencapai lautan.

Bumi super ini ditemukan dengan menggunakan alat bantu Mearth, sebuah teleskop yang kecil namun mampu mendeteksi perubahan kedalaman cahaya dalam hitungan menit.

Meskipun GJ 1214b tidak dapat dilihat secara langsung, perubahan pada cahaya bintang selama masa transit memberikan para astronom petunjuk untuk mengukur ukuran dan massa sebuah planet.

Dan karena kandungan airnya sangat mirip dengan kondisi di bumi, teleskop luar angkasa semacam Hubble atau Kepler suatu hari akan bisa mengintip kandungan kimia secara akurat di atmosfer planet tersebut.

Secara keseluruhan, penemuan ini adalah tonggak ilmu yang akan mengisi kekosongan pengetahuan dalam ilmu sains planet," ujar Astrofiika Universitas California Santa Cruz Greg Laughlin.

Saya selalu ingin tahu apa dan bagaimana bentuk planet mirip bumi yang ber-massa enam kali lebih besar ini. Sekarang saya mengetahuinya. Ini benar benda langka dalam sistem tata surya kita, tambahnya.[ito]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !. Kini hadir www.inilah.com di gadget Anda , dapatkan versi Android di Google Play atau klik http://ini.la/android dan versi Iphone di App Store atau klik http://ini.la/iphone
0 Komentar
Belum ada komentar untuk berita ini.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.