INILAH.COM, Jakarta - Ketua Pengurus Besar Nadhlatul Ulama (PBNU) Hasyim Muzadi mengatakan bahwa perlu ada perundingan dalam masalah penonaktifan Boediono dan Sri Mulyani seperti himbauan Pansus Century.
"Saya kira bukan masalah perlu dan tidak perlu, sekarang cocokkan saja lah, antara yang punya aspirasi," ujar Hasyim usai acara pembukaan konferensi persaudaarn muslim di Hotel Sultan, Jakarta, Sabtu (19/12).
Maksudnya, sambung Hasyim, perlu ada prevensi agar tidak menggunakan kekuasaan dalam proses. "Tapi aturan dalam perudangan untuk nonaktif bagaimana? Dua sisi ini dijadikan satu, berunding lah," imbuhnya.
Menurut Hasyim, himbauan pansus angket Century DPR adalah sebuah aspirasi. Tinggal bagaimana aspirasi itu dimasukkan dalam kerangka undang- undang.
"Undang- undangnya bilang apa untuk penemuan dewan itu, dan aspirasinya bilang apa," kata dia. [mvi/mut]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi
di sini
atau akses mobile langsung
http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !