Senin, 28 Mei 2012 | 20:29 WIB
Follow Us: Facebook twitter
Nonaktifkan Sri Mulyani-Boediono
PBNU: SBY-Pansus Berunding
Headline
Hasyim Muzadi - inilah.com /Agus Priatna
Oleh: Mevi Linawati
web - Sabtu, 19 Desember 2009 | 13:48 WIB
INILAH.COM, Jakarta - Ketua Pengurus Besar Nadhlatul Ulama (PBNU) Hasyim Muzadi mengatakan bahwa perlu ada perundingan dalam masalah penonaktifan Boediono dan Sri Mulyani seperti himbauan Pansus Century.

"Saya kira bukan masalah perlu dan tidak perlu, sekarang cocokkan saja lah, antara yang punya aspirasi," ujar Hasyim usai acara pembukaan konferensi persaudaarn muslim di Hotel Sultan, Jakarta, Sabtu (19/12).

Maksudnya, sambung Hasyim, perlu ada prevensi agar tidak menggunakan kekuasaan dalam proses. "Tapi aturan dalam perudangan untuk nonaktif bagaimana? Dua sisi ini dijadikan satu, berunding lah," imbuhnya.

Menurut Hasyim, himbauan pansus angket Century DPR adalah sebuah aspirasi. Tinggal bagaimana aspirasi itu dimasukkan dalam kerangka undang- undang.

"Undang- undangnya bilang apa untuk penemuan dewan itu, dan aspirasinya bilang apa," kata dia. [mvi/mut]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !. Kini hadir www.inilah.com di gadget Anda , dapatkan versi Android di Google Play atau klik http://ini.la/android dan versi Iphone di App Store atau klik http://ini.la/iphone
1 Komentar
subhan
Sabtu, 19 Desember 2009 | 20:33 WIB
Pak Hasyim urus PBNU saja, tdk usah masuk politik.... setelah sdh tdk menjabat ketua PBNU silahkan mau omong politik. NU jgn dibawa ke politik dulu ya.....
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.