Senin, 28 Mei 2012 | 20:30 WIB
Follow Us: Facebook twitter
Dituduh Tabur Benih ke WIL, Presiden Siap Tes DNA
Headline
Fernando Lugo - inilah.com /Dokumen
Oleh:
web - Minggu, 20 Desember 2009 | 01:59 WIB
INILAH.COM, Jakarta - Untuk pertama kali dalam sejarah dunia, seorang presiden siap dites DNA untuk membuktikan pada rakyatnya, bahwa dia tidak punya anak dari seorang wanita, yang mengklaim telah memiliki benih dari Pak Presiden. Ini untuk yang kedua kali bagi Pak Presiden.

Dia adalah Fernando Lugo, Presiden Paraguay. Melalui pengacaranya, Marcos Farina, Presiden Paraguy itu menyatakan siap untuk dilakukan tes DNA, terhadap tuntutan seorang wanita, yang mengaku telah melahirkan anak dari hubungan gelapnya dengan Pak Presiden.

Wanita itu sendiri bernama Hortensia Damiana Moran, 40 tahun. Pada bulan Oktober 2009, Moran yang juga dikenal publik Paraguay sebagai aktivis keagamaan, membuat pernyataan mengejutkan. Bahwa, dia telah melahirkan seorang anak dari hasil hubungan gelap dengan Fernando Lugo.

Moran juga mengajukan tuntutan langsung ke pengadilan Paraguay. Intinya, dia meminta agar Presiden Lugo bersedia melakukan tes garis ayah demi memastikan bahwa Lugo adalah bapak biologis dari putranya yang berusia dua tahun, Juan Pablo.

Dalam berbagai kesempatan, Moran mengungkapkan apa yang selama ini terjadi antara dirinya dengan Lugo. Katanya, pada awal 2006, Moran mengaku mulai akrab dengan Lugo.

Waktu itu, Moran dan Lugo bekerjasama untuk mempersiapkan kampanye pemilihan Presiden Paraguay tahun 2008. Lugo adalah seorang uskup Katolik Roma. Karena keputusannya memilih ikut dalam politik praktis maka Lugo sudah mundur dari keuskupan Katolik Roma sejak tahun 2004.

Saat bertemu dengan Moran, Lugo sudah menyiapkan diri untuk mengejar karier politiknya dengan mempersiapkan pencalonan dirinya sebagai Presiden Paraguay.

"Kami sudah menyerahkan semuanya pada proses hukum dan siap kapan saja ketika hakim meminta sampel organ presiden (untuk kepentingan tes DNA)," ujar pengacara Presiden Lugo, Marcos Farina, dalam sebuah wawancara radio.

Menurutnya keputusan untuk menerima permintaan tes DNA merupakan jawaban dari tuntutan masyarakat yang menginginkan klarifikasi terkait isu tersebut.

"Jika hasil tes pertama positif dan cocok dengan hasil tes kedua, presiden tidak akan mampu berkelit dari tuntutan hukum dan harus mengakui bocah tersebut sebagai putranya," tambah Farina.

Yang mengejutkan, ini bukan yang pertama Presiden Lugo digugat soal keturunannya. Pada bulan April lalu, Lugo terbukti sebagai ayah dari putra seorang wanita muda bernama Viviana Carrillo, berusia 26 tahun, yang juga mengajukan gugatan hukum karena anaknya adalah darah daging Pak Presiden.[*/ims]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !. Kini hadir www.inilah.com di gadget Anda , dapatkan versi Android di Google Play atau klik http://ini.la/android dan versi Iphone di App Store atau klik http://ini.la/iphone
0 Komentar
Belum ada komentar untuk berita ini.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.