INILAH.COM, Jakarta - Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) membantah bahwa uang untuk penyelamatan Bank Century berasal dari pemerintah melalui APBN.
Hal itu dikatakan Direktur Eksekutif LPS, Firdaus Jaelani dalam diskusi mengenai Membedah Bailout Bank Century di Jakarta, Senin (21/12). "Mengenai dana, jadi kalau ribut- ribut darimana asalnya untuk menyehatkan Bank Century, kita tidak minta dana dari pemerintah untuk menyuntik dana. Kami gunakan dana LPS," ujarnya.
Firdaus melanjutkan, ada modal dari LPS yang berasal dari pemerintah sebesar Rp4 triliun. Kemudian aset LPS per 30 September 2009 sebesar Rp18 triliun yang berasal dari uang peserta bank penjaminan yang diinvestasikan dalam bentuk Surat Utang Negara (SUN).
Untuk pemberian modal secara bertahap untuk penyehatan bank Century hingga empat kali dan mencapai Rp6,7 Triliun tidak ada kepentingan lain. "Penyuntikan dana ini rangkaian demi penyehatan bank. Kami menjalankan tugas dan fungsi kami," tukasnya. [mev/hid]