Senin, 28 Mei 2012 | 20:32 WIB
Follow Us: Facebook twitter
Refleksi Hari Ibu di Makassar
Sri Mulyani Dianggap Tak Beri Contoh Baik
Headline
Sri Mulyani
Oleh: Salviah Ika Padmasari
web - Selasa, 22 Desember 2009 | 14:00 WIB
INILAH.COM, Makassar - Menteri Keuangan Sri Mulyani sebagai sosok ibu dan sebagai sosok perempuan Indonesia pada umumnya dianggap tidak memberikan contoh yang baik kepada anak-anak bangsa.

Penilaian itu disampaikan para pengunjuk rasa dari Serikat Rakyat Miskin Indonesia (SRMI) Sulsel yang didominasi kaum ibu miskin kota. Hal itu disampaikan dalam unjuk rasa memperingati hari ibu di sebagian badan jalan depan Monumen Mandala, Makassar, Selasa (22/12).

Daeng Baji (45 thn), salah seorang ibu yang ikut berorasi mengatakan, jelas sekali dampak korupsi sangat menyengsarakan ibu-ibu. Terasa sekali mulai dari urusan terkecil dalam rumah tangga, pendidikan dan pelayanan kesehatan. Seandainya korupsi bisa dihilangkan dari bumi Indonesia, setidaknya diminimalkan, maka kesulitan-kesulitan kaum ibu dalam membantu suami mempertahankan kelangsungan rumah tangga juga bisa diperkecil.

Karena dari uang yang dikorupsi ini, bisa dialihkan ke bentuk-bentuk pelayanan yang lebih rill antara lain pendidikan gratis yang lebih kongkrit dirasakan rakyat, demikian halnya dengan pelayanan kesehatan.

"Kaum ibu seharusnya menjadi panutan atau teladan bagi anak-anak bangsa. Dan Sri Mulyani, mewakili kaum ibu duduk di pemerintahan sekaligus perempuan Indonesia pada umumnya ternyata tidak mampu memberikan contoh yang baik karena kasusnya dalam skandal Bank Century," ujar Daeng Baji, yang juga aktifis SRMI Sulsel ini.

Ditambahkan, itulah pentingnya, kaum ibu harus terus menyuarakan penyelesaikan skandal bank Century karena hingga saat ini, belum terlihat titik terang. "Kami tidak butuh banyak membicarakan soal SBY yang sibuk dengan program 100 hari kerja nya karena yang terpenting adalah kapan Presiden SBY bersedia mundur dari jabatannya kalau tidak mampu selesaikan kasus Century ini, tandas Daeng Baji di akhir orasinya. [mut]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !. Kini hadir www.inilah.com di gadget Anda , dapatkan versi Android di Google Play atau klik http://ini.la/android dan versi Iphone di App Store atau klik http://ini.la/iphone
5 Komentar
Gerakan NonAktifkan Sri MUlyani
Rabu, 23 Desember 2009 | 09:19 WIB
Ayo.... Non Aktifkan Sri Mulyani udah jadi menteri dua kali gak mau turun-turun malah.. nekat mendukung penguasa, sampe mau BAIL OUT CENTURY Wooooooooooooo..... Tidak mencerminkan Dosen UGM. pak SBY koq.. nekat , malah di anugerahi PENGHARGAAN saat HARI IBU....... Huuuuuuuuuuuuu Kecewa aku milih SBY.
dodod
Selasa, 22 Desember 2009 | 19:29 WIB
Mungkin tepatnya "menyelamatkan" Bank yg duitnya "digelapkan" pemiliknya.......
Agis
Selasa, 22 Desember 2009 | 16:19 WIB
Bener-bener ndak nyambung deh... Dibayar berapa yah mereka, kasihan rakyat kecil di politisasi..
bisti
Selasa, 22 Desember 2009 | 14:05 WIB
duh...ibu ibu sulsel segitunya gara-gara Pak JK kalah masih aja gondok...peace deh
neko
Selasa, 22 Desember 2009 | 14:01 WIB
Coba pikir dgn jernih, Ibu Sri Mulyani itu bukan koruptor ataupun kaki tangan koruptor, jgn maen fitnah atuhhh dosa
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.