INILAH.COM, Jakarta - Pansus Century merasa tidak puas dengan jawaban-jawaban yang diberikan Boediono dalam kesaksian di DPR. FPKS tak melihat ada fakta baru yang diungkap Boediono dalam kasus bailout Century ini.
"Menurut saya nyaris tidak ada (yang baru). Artinya pansus masih harus melakukan rapat lanjutan," ujar Wakil Ketua Pansus Century dari Fraksi PKS Machfud Siddiq usai rapat dengan Boediono di Gedung DPR, Jakarta, Selasa (22/12).
Ia menilai, apa yang disampaikan mantan Gubernur BI itu masih sangat umum dan terlalu normatif. Pansus pun merasa tak puas dengan kesaksian wakil presiden itu.
"Hampir serupa dengan Bu Miranda (Goeltom), jawabannya sangat umum dan normatif. Panitia angket belum mampu mengungkap lebih jelas hal-hal di balik jawaban yang normatif, seperti hasil audit BPK tentang rapat dewan gubernur pada tanggal 5 dan 13 November 2008 bahwa ada indikasi rapat membahas Bank Century dan perubahan Peraturan Bank Indonesia," paparnya.
Untuk pemeriksaan selanjutnya, sambung Machfud, pihaknya akan meminta rekaman soal rapat KSSK itu. "Inikan baru pemeriksaan awal, ini baru pemanggilan pertama mungkin saja pada pemeriksaan berikutnya kita akan minta risalah rekaman untuk dikirim ke DPR," katanya. [mut]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi
di sini
atau akses mobile langsung
http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !