INILAH.COM, Jakarta - Rencana merger PT Indofarma Tbk (INAF) dengan PT Kimia Frama Tbk (KAEF) yang tetap dilanjutkan berpotensi mengangkat harga saham INAF ke level Rp100 per saham dalam jangka pendek.
Sejumlah broker lokal dikabarkan akan mengakumulasi saham INAF ini dalam jangka pendek dan menengah. Saat ini proses merger kedua perusahaan tersebut dikabarkan juga tengah difinalisasi.
Selain itu, rencana peluncuran produk baru dan pembangunan pabrik juga akan memberikan dampak positif bagi pergerakan saham INAF ini ke depan. Pada perdagangan kemarin, harga saham INAF ditutup melemah Rp1 (1,2%) ke level Rp81 per saham. [cms]