INILAH.COM, Gerno di Lesmo Setelah beberapa kecelakaan fatal menimpanya di tahun 2008, pembalap MotoGP Jorge Lorenzo mengaku sempat berpikir untuk mundur dari dunia balap motor.
Di tahun 2008 pembalap yang tergabung dalam tim Fiat Yamaha mengalami cedera serius seperti cedera pergelangan kaki saat berlatih di Cina dan cedera kepala saat berlatih di Spanyol, yang membuatnya berpikir ulang untuk meneruskan karir membalapnya.
Saya pikir semuanya sudah berakhir bagi saya. Setelah kecelakaan parah keempat saat latihan di Barcelona, saya hampir memecahkan kepala saya. Saya jatuh sangat keras dan kepala saya terbentur dan dalam waktu da hari saya belum mengenal diri saya sendiri, aku Lorenzo.
Ketika saya mulai sadar dan mengenali diri saya sendiri, saya mulai ingat apa yang terjadi dan sempat memutuskan untuk berhenti membalap. Saya berpikir, Jika saya terus membalap, maka cepat atau lambat saya akan membunuh diri saya sendiri, lanjut pembalap asal Spanyol itu.
Di saat dirinya mulai merasakan takut membalap, Lorenzo kemudian harus membangkitkan kepercayaan dirinya lagi. Ternyata kembali menunggangi kuda besi membuat rasa takutnya hilang.
Ketika saya merasakan duduk di atas motor, pikiran untuk pensiun tiba-tiba hilang. Syukurlah pikiran manusia terkadang dapat berubah dengan cepat, ucap Lorenzo.
Lorenzo menjelaskan tahap demi tahap keangkitannya di setiap seri sebelum dirinya berhasil menjadi pesaing terdekat Valentino Rossi di musim lalu. Dia menyebutkan jika kematangan dan pendewasaan diri memegang peranan penting dalam kehidupan pembalap di atas lintasan.[nov]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi
di sini
atau akses mobile langsung
http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !