inovasi portal berita
Kamis, 9 Februari 2012 Follow: Facebook twitter Dollar Kurs BI: 1 US Dollar = Rp.8,910.00   Mobile Mobile   Newsletter Newsletter   RSS RSS

Menkeu Dipanggil Pansus, Depkeu Bertindak

Headline
Rahmat Waluyanto
Oleh: Rosdianah Dewi
Jumat, 25 Desember 2009 | 15:56 WIB
INILAH.COM, Jakarta - Para pegawai Departemen Keuangan siap memberikan dukungan lahir-batin bagi menterinya untuk menghadapi panggilan Pansus Century mendatang.

"Kita mendukung ibu, cara mendukungnya sesuai dengan bidang kita. Misalnya dengan menyiapkan bahan-bahan yang diperlukan," ujar Dirjen Pengelolaan Utang (DJPU) Departemen Kuangan Rahmat Waluyanto, saat ditemui di kediamannnya Jalan Tampak Siring, Jakarta, Jumat (25/12).

Selain dokumen kebijakan bailout Bank Century, pihak Depkeu juga telah mengumpulkan artikel-artikel koran terkait pemberitaan hal tersebut. Dan dari dikumpulkannya kliping, Rahmat mengungkapkan, pihaknya menemukan ketidak konsistenan pernyataan ekonom. "Dalam kliping itu dulunya pengamat mendukung keputusan penyelamatan Bank Century, tapi sekarng justru sebaliknya," kata dia.

Rahmat mengatakan, para pegawai Depkeu juga memberikan dukungan secara moral. Dukungan tersebut diberikan melihat kerja keras Sri Mulyani untuk melakukan reformasi birokrasi di Depkeu. Menurutnya, kebijakan-kebijakan yang diambil Sri Mulyani adalah demi kepentingan negara semata. "Integritas sangat tinggi dan sangat concern dalam memperjuangkan idenya. Departemen Keuangan itu non partisan kita betul-betul bekerja untuk kepentingan negara," kata dia.

Lebih lanjut Rahmat mengatakan, Sri Mulyani siap untuk memenuhi panggilan tersebut. Secara pribadi, menkeu justru ingin masalah bailout Century dapat segera diselesaikan agar segala pekerjaan dapat kembali normal. "Ibu sudah tahu apa yang dikerjakan, dalam mengambil keputusan berdasarkan hati yang jernih dan rasional. Dan semua yang diambil dengan koridor hukum," kata dia.

Terkait banyaknya aksi demonstrasi menuntut mundurnya Sri Mulyani, Rahmat menyatakan, menkeu sama sekali tidak terganggu dengan aksi tersebut. Di mata Sri Mulyani, kata dia, aksi demonstrasi itu adalah bagian dari pembelajaran untuk berdemokrasi. "Aksi demonstrasi sangat demokratis dan bagian dari dinamika. Tapi menurut saya demo bukan berarti seenaknya aja," ungkapnya. [mre/hid]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !
2 Komentar
Oliver @ Sabtu, 26 Desember 2009 | 05:47 WIB
Konyol, belum jelas benar atau salah, sudah maen dukung saja? katanya berpendidikan.. biarkan pengadilan yang memutuskan menkeu itu salah apa tidak.
hari @ Jumat, 25 Desember 2009 | 16:26 WIB
Bukan hanya pegawai Depkeu saja, selayaknya masyarakat yg berpikiran jernih dan melihat kinerja Sri Mulyani yg memang bagus layak ikut mendukungnya. Kita punya keyakinan bahwa apa yg dilakukan Menkeu sdh baik. Memang tidak sempurna tapi itulah yg terbaik. Soal pihak2 yg tidak konsesten biasalah mereka hanya ingin terkenal saja..tidak punya prinsip.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.
BERITA TERKINI
BERITA POPULER
RSS| Layanan Mobile| Tentang Kami| Disclaimer| Kontak Kami| Karir| Newsletter
Copyright 2008 - 2012 inilah.com, All rights reserved inilah.com.