INILAH.COM, Jakarta - Mayoritas keluarga Indonesia tidak mematuhi anggaran bulanan yang telah dibuat. Untuk itu harus ada ketegasan supaya keuangan Anda tidak kedodoran di tahun 2010.
Berdasarkan survey kecerdasan finansial atau Financial Quotient dari Citi Indonesia sekitar 29% orang yang mematuhi anggaran bulanan yang dibuatnya. Sementara 82% baru pada tahap berusahan membuat dan mengikuti anggaran. "Mengelola keuangan memang tidak mudah, dibutuhkan usaha dan tujuan di mana Anda membiasakan untuk anggaran di mana bisa memonitor pemasukan dan pengeluaran," demikian seperti dikutip dari hasil survey Citi Indonesia, Minggu (27/12).
Citi Indonesia memberikan beberapa pedoman dalam melakukan pengelolaan keuangan. Langkah awal untuk mengelola keuangan dengan lebih baik adalah dengan mengevaluasi posisi keuangan. Cara untuk mengevaluasi posisi keuangan dengan mendata ulang aset apa saja yang dimiliki dan berapa besar utang. Cara baik untuk mengelola keuangan adalah membiasakan untuk membuat anggaran di mana bisa memonitor pemasukan dan pengeluaran.
Untuk itu mulailah rapikan pengelolaan keuangan dan setelah mengetahui posisi keuangan saat ini, maka Anda menentukan tujuan serta cara mencapai tujuan keuangan. Untuk itu mulailah rapikan pengelolaan keuangan dan setelah Anda mengetahui posisi keuangan saat ini, maka alangkah baiknya Anda menentukan tujuan serta cara mencapai tujuan finansial Anda dengan cara SMART yaitu Spesifik, Mudah Diukur, Akan Tercapai, Realistis, Tujuan Nyata.
Pertama, Spesifik yaitu menentukan target yang spesifik dengan jangan sekedar katakan Mulai tahun depan saya akan lebih rajin menabung. Tentukanlah berapa besar jumlah tabungan yang Anda inginkan, mulai kapan Anda menabung dan dalam berapa lama Anda akan memperoleh nilai yang diinginkan. Dengan demikian, Anda juga bisa menjadi lebih disiplin untuk menyisihkan sejumlah dana yang harus ditabung per bulannya.
Kedua, Mudah diukur yaitu menentukan tujuan yang terukur dapat membantu Anda memonitor apakah Anda sudah sesuai jalur dalam mencapai tujuan. Jika tujuan Anda adalah mengumpulkan dana untuk pembayaran uang muka sebuah rumah baru tahun depan, maka tentukanlah berapa besar dana dari penghasilan Anda yang harus disisihkan per bulannya. Setiap bulannya Anda bisa mengukur sudah sampai dimana posisi keuangan Anda.
Ketiga, Akan Tercapai dengan membuat tujuan yang dapat Anda capai dan berpikirlah jangka panjang, namun tetap tentukan tujuan-tujuan kecil yang dapat membantu Anda mencapai hasil yang lebih besar. Misalnya Anda ingin memiliki Rp15 juta dalam setahun, maka tujuan kecil yang harus Anda capai tiap bulannya adalah dengan menabung minimum Rp1.250.000 dalam 12 bulan ke depan.
Keempat, realistis dengan menciptakan tujuan keuangan harus realistis, karena jika tidak, Anda dapat menghadapi kegagalan yang sangat besar. Misalnya, Anda bercita-cita untuk mencapai target 60% tingkat pengembalian investasi dalam setahun.
Kelima, dengan tujuan yang nyata berarti pencapaian terhadap sesuatu hal yang benar-benar ada, pasti dan bisa diukur. Anda akan termotivasi untuk menentukan tujuan yang lebih tinggi jika Anda pernah mencapai tujuan yang pernah Anda putuskan sebelumnya.
Selain itu, libatkan anggota keluarga dalam menentukan tujuan finansial, karena mereka juga akan menunjang dalam pencapaian tujuan tersebut. Tulislah tujuan-tujuan tersebut dan kaji ulang dari waktu ke waktu, hal ini akan sangat membantu dalam mencapai tujuan keuangan. [hid]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi
di sini
atau akses mobile langsung
http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !