INILAH.COM, Jakarta - Buku Membongkar Gurita Cikeas di Skandal Bank Century membuat kubu SBY, kalang kabut. Kabar berhembus, distributor penerbit Galang Press mendapat ancaman agar tidak menjual buku tersebut.
Menanggapi hal itu, distributor Galang Press di wilayah Jakarta, Andi Basuki membantah isu tersebut. Sejauh ini, pekerjaan yang dilakukan Andi, baik-baik saja.
"Secara umum tidak ada itu. Pekerjaan saya berjalan lancar, yang saya lakukan hal-hal yang biasa saja," ujarnya kepada INILAH.COM, Jakarta, Senin (28/12).
Seperti diketahui, beredarnya buku setebal 183 halaman ini dinilai telah memojokkan Presiden SBY. Salah satu isi buku itu adalah membongkar aliran dana dari BUMN kepada tim sukses SBY pada Pilpres 2009.
Dalam buku itu menyebutkan mantan Wakil Pemimpin Umum Harian Jurnal Nasional, Rully Ch. Iswahyudi yang juga staf khusus Bappilu Partai Demokrat bersama Direktur LKBN Antara, Ahmad Mukhlis Yusuf mengalirkan dana PSO (Public Service Obligation) LKBN Antara sejumlah Rp 40,6 milyar mengalir ke Bravo Media Center (Timses SBY saat Pilpres 2009). [bar]