INILAH.COM, Paris - Presiden Federasi Otomotif Internasional (FIA), Jean Todt, terus mendengungkan kampanye pengurangan biaya dalam olahraga balap mobil Formula One (F1).
Todt, yang baru terpilih menjadi presiden FIA, mengakui jika F1 hingga saat ini masih menjadi olahraga yang sangat mahal dan berimbas pada mundurnya beberapa tim di tahun 2008 dan 2009.
F1 terlalu mahal. Saya sedih melihat Honda, BMW dan Toyota harus pergi, tetapi ketika seseorang membelanjakan banyak uang tanpa hasil yang diharapkan, maka hal itu tidak dapat dielakkan, ujar Todt kepada Le Figaro.
Keinginan Todt untuk memangkas biaya yang dikeluarkan oleh tim F1 sejalan dengan keinginan pendahulunya, Max Mosley. Mosley pernah mengajukan rancangan budget caps pada musim lalu. Namun rancangan tersebut mendapat kritikan dari tim mapan seperti Ferrari.
Meski di satu sisi Todt setuju untuk mengurangi biaya yang harus dikeluarkan tim F1, namun di sisi lain pria Prancis itu tidak ingin membatasi biaya dengan cara yang sangat ketat.
Menurutnya, olahraga otomotif seperti F1 harus menyesuaikan dengan zaman jika ingin tetap bertahan.[nov]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi
di sini
atau akses mobile langsung
http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !